Minggu 07 Juni 2020, 11:15 WIB

BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Virtual untuk Petani Jateng

Antara | Nusantara
BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Virtual untuk Petani Jateng

Dok.BMKG
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong petani untuk memanfaatkan informasi dari BMKG guna meningkatkan produksi pertanian.

 

CUACA ekstrem yang melanda Indonesia belakangan ini berpotensi  menurunkan produktivitas  panen petani atau bahkan gagal. Apalagi jika petani secara tradisional masih berpatokan pada hari dan bulan atau yang dikenal dengan kearifan lokal Pranoto Mongso.

Itu sebabnya petani diharapkan kini melihat data dan informasi, yaitu kondisi dan prediksi curah hujan, suhu udara, kelembapan, arah dan kecepatan angin di setiap wilayah kecamatan.

Baca juga: BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Melanda Wilayah Indonesia

Untuk membekali para petani dan penyuluh pertanian mengenai cuaca dan iklim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) secara virtual di di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (6/6).

“Petani dan penyuluh pertanian perlu dibekali dan mendapat sosialisasi secara massif dan berkelanjutan tentang cuaca dan iklim. Dengan adanya pemahaman tersebut, selain produksi yang dihasilkan meningkat, informasi dari BMKG dapat dimanfaatkan secara maksimal guna mendukung ketahanan sektor pertanian, dan kedaulatan petani,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Dwikorita menyebutkan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai langkah antisipatif BMKG menghadapi cuaca dan iklim ekstrem di tengah pandemi covid-19 yang mengancam kualitas dan kuantitas produksi pertanian.

“Dalam pelatihan tersebut, petani dan penyuluh pertanian dibekali kemampuan dan keterampilan dalam memanfaatkan informasi dan prediksi cuaca ataupun iklim, untuk menjaga ketahanan tanaman dalam kondisi cuaca ekstrem, sehingga dapat dijaga atau ditingkatkan produksi dan kualitas komoditas yang dihasilkan melalui sejumlah materi pengetahuan,” ujarnya.

Pemahaman informasi dan prakiraan iklim/musim disampaikan secara digital melalui aplikasi mobile phone info BMKG yang didukung dengan kehadiran Forum Konsultasi Petani SLI, melalui Whatsapp (WA) Group. Penyampaian materi dan konsultasi dilakukan secara virtual dengan bahasa yang sederhana agar mudah dimengerti oleh petani dan penyuluh pertanian. Metode pembelajaran jarak jauh ini dilaksanakan sebagai langkah pemutusan mata rantai penyebaran covid-19, tanpa menghilangkan substansi pokok dalam SLI.

Dwikorita juga menyebutkan bahwa tidak ada yang bisa menghindar dari cuaca ekstrem, tetapi dengan kesigapan beradaptasi, risiko bisa diminimalkan sekecil mungkin.

"Kami berkomitmen penuh memberikan pendampingan bagi para petani dan penyuluh pertanian agar mampu dengan cepat beradaptasi terhadap situasi iklim kekinian, dan bahkan dapat diantisipasi/dimitigasi potensi kegagalan panen berdasarkan info prediksi  potensi cuaca ekstrem", ujarnya.

Sebelumnya penanaman bawang merah di daerah ini sempat terganggu cuaca ekstrem pada Mei lalu. Namun, dengan adanya forum komunikasi SLI antara BMKG, penyuluh pertanian, dan para petani, informasi dari BMKG, cuaca ektrem itu dapat diantisipasi dan dilakukan adaptasi yang tepat, untuk menghindari kerusakan tanaman dan kegagalan panen.

Hadir dalam acara tersebut anggota DPR RI Sudjadi yang juga sebagai inisiator dan Pembina SLI, Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, serta Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati,  dan Koordinator BMKG Jawa Tengah Tuban Wiyoso. Adapun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir secara virtual melalui sambungan video conference.

Dalam sambutannya melalui video conference Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong petani untuk memanfaatkan sistem informasi yang dikeluarkan BMKG guna meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian. (Ant/A-1)

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Sukabumi Serahkan Bantuan 1.315 Rapid Test Kit

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 24 November 2020, 16:54 WIB
Pelaksanaan Pilkada yang bersamaan pandemi covid-19, harus memberikan rasa aman dan nyaman. Tak hanya bagi penyelenggara, tapi juga kepada...
DOK PEMPROV BANTEN

Provinsi Banten Peringkat Atas Pencegahan Korupsi

👤mediandonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 16:54 WIB
Koordinasi Gubernur Banten terhadap kebijakan yang diambil sebagai bentuk...
DOK MI

Klaster Perkantoran Muncul Kembali di Banyumas

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 24 November 2020, 16:46 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa dua dinas yang memiliki kasus positif Covid-19 adalah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya