Minggu 07 Juni 2020, 16:25 WIB

Hari ini, Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia jadi 10.498 Orang

Ihfa Firdausya | Humaniora
Hari ini, Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia jadi 10.498 Orang

Ilustrasi
Pasien sembuh mendapat bunga dari kerabatnya

 

UPDATE perkembangan kasus covid-19 di Tanah Air pada Minggu (7/6) mengungkapkan, pasien korona yang sembuh bertambah 591 orang sehingga menjadi 10.498 orang.

Sedangkan positif covid-19 terkonfirmasi bertambah 672 orang. Sejauh ini, total kasus positif berjumlah 31.186 orang. Untuk pasien meninggal bertambah 50 orang sehingga total menjadi 1.851 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut bahwa pada hari ini sebanyak 21 provinsi melaporkan penambahan kasus positif kurang dari 10.

"Bahkan 8 di antaranya melaporkan tidak ada kasus sama sekali. Contoh Kalimantan Tengah tidak ada kasus baru dan ada 11 kasus sembuh," ujarnya dalam teleconference di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (7/6).

Di sisi lain, sebanyak 10 provinsi juga mengalami kenaikan kasus positif di bawah 5. Di antaranya Sulawesi Tenggara dengan 2 kasus baru dan 10 sembuh, serta Sulawesi Barat dan Kepulauan Riau yang sama-sama bertambah 1 kasus baru dan 5 orang sembuh.

Beberapa provinsi masih mengalami kenaikan kasus positif yang cukup tinggi.

Baca juga :Komisi III Desak Usut Kasus Impor Tekstil Ilegal

"DKI Jakarta hari ini melaporkan penambahan sebanyak 163 kasus baru. Namun, juga 294 kasus sembuh. Kemudian Jawa Timur melaporkan penambahan 113 kasus dan 48 kasus sembuh. Kemudian, Sulawesi Selatan ada 64 kasus, Papua 59 kasus, dan Jawa Tengah 51 kasus," tutur Yuri.

Sejauh ini, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 40.370. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 14.197.

Yuri berharap bahwa pelaksanaan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan, menjadi norma baru yang mewarnai kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Jika kita ingin aman, tidak tertular covid-19, pembiasaan ini harus dilaksanakan dengan edukasi yang terus menerus. Oleh karena itu, basis keluarga akan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan ini," jelasnya.

Dia menyebut apabila di setiap keluarga tertanam kebiasaan-kebiasaan baru dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut, maka pengendalian terhadap sebaran covid-19 ini akan lebih efektif. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA

Pemeriksaan Rapid Test untuk Syarat Aktivitas Rugikan Konsumen

👤Atalya Puspa 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:50 WIB
Kualitas dan standardisasi alat rapid test masih belum ada. Sehingga jaminan kualitas alat yang beredar kini juga masih...
MI/Widjajadi

Tambah Kewaspadaan Hadapi Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:45 WIB
PERINGATAN dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa risiko penularan virus korona baru (covid-19) yang bisa melalui...
ANTARA/Septianda Perdana

Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi Masih Berisiko Tinggi

👤Atalya Puspa 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:40 WIB
Totok menilai kurikulum darurat diperlukan untuk adaptasi dengan pandemi covid-19. Ia menilai harus ada penyesuaian di semua jenjang, jenis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya