Minggu 07 Juni 2020, 09:45 WIB

Aksi Protes Kematian George Floyd Menyebar ke Berbagai Negara

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Aksi Protes Kematian George Floyd Menyebar ke Berbagai Negara

AFP/Frederic J Brown
Demonstrasi menuntut keadilan atas meninggalnya George Floyd di AS

 

PULUHAN ribu orang berunjuk rasa menentang rasisme dan kebrutalan polisi di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (7/6) waktu setempat, ketika aksi protes yang dipicu oleh kematian George Floyd memasuki hari ke-12.

Kerumunan berkumpul di dekat Capitol, Lincoln Memorial, dan Lafayette Park, tempat pasukan keamanan memblokir upaya atau pendekatan apa pun ke Gedung Putih di dekatnya.

Baca juga: Pasukan Prancis Bunuh Pemimpin Al-Qaeda

Sementara itu, orang-orang memberikan penghormatan untuk Floyd di North Carolina, tempat ia dilahirkan, sebelum upacara peringatan. Demonstrasi besar antirasisme juga terjadi di sejumlah negara lain.

Di Inggris, Parliament Square di London pusat dipenuhi dengan orang-orang yang mendukung gerakan Black Lives Matter, meskipun ada permintaan dari pemerintah untuk menghindari pertemuan massal karena takut menyebarkan virus korona baru (Covid-19).

Di Australia, berlangsung protes besar di kota Sydney, Melbourne, dan Brisbane yang berfokus pada perlakuan terhadap penduduk asli Australia.

Di Washington DC, Wali Kota Muriel Bowser menyambut orang-orang yang berkumpul di sebuah jalan dekat Gedung Putih yang ia berganti nama menjadi Black Lives Matter Plaza pada Jumat.

Pada Senin, petugas penegak hukum federal menembakkan granat asap untuk membersihkan protes di daerah itu sebelum kunjungan Presiden Donald Trump ke gereja di sana. Bowser mengatakan kerumunan di ibu kota telah mengirim pesan kepada Trump.

"Jika dia bisa mengambil alih Washington DC, dia bisa datang ke negara bagian mana pun, dan tidak ada dari kita yang aman. Jadi hari ini, kami mendorong pasukan supaya menjauh dari kota kami. Prajurit kita seharusnya tidak diperlakukan seperti itu, mereka seharusnya tidak diminta untuk menghadapi warga AS dengan cara seperti ini." ujarnya.

Bowser meminta penarikan semua petugas penegak hukum federal dan pasukan Garda Nasional dari kota yang dipimpinnya, mengatakan kehadiran mereka ‘tidak perlu’.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul dengan damai di luar Lafayette Park, dekat Gedung Putih, di Black Lives Matter Plaza, jalan yang baru saja diganti namanya.

Baca juga: Meski Cedera Lutut, Madonna Ikut Demo Kematian George Floyd

Dua bersaudara Sarina Lecroy, 20, dan Grace Lecroy, 16, mengatakan mereka terlibat aksi unjuk rasa untuk pertama kalinya, dan mereka percaya tingkat kemarahan publik dan sifat nasional dari protes ini dapat mengarah pada reformasi polisi.

"Kami baru memulai kali ini, tetapi (gerakannya) memang terasa jauh lebih kolektif daripada di masa lalu," kata Sarina. (BBC/OL-6)

Baca Juga

AFP

Beijing Siap Hadapi Ancaman Washington di Laut China Selatan

👤MI 🕔Selasa 07 Juli 2020, 02:10 WIB
TIONGKOK menuduh Amerika Serikat (AS) memiliki motif tersembunyi ketika mengirim dua kelompok kapal induk ke Laut China...
AFP

PM Baru Prancis Segera Rilis Kabinet

👤MI 🕔Selasa 07 Juli 2020, 01:45 WIB
PERDANA Menteri Perancis yang baru, Jean Castex, akan segera mengumumkan pemerintahan baru hasil...
AFP

Australia Tutup Perbatasan Victoria

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 07 Juli 2020, 01:15 WIB
AUSTRALIA, kemarin, menutup perbatasan beberapa negara bagiannya untuk pertama kalinya dalam 100 tahun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya