Sabtu 06 Juni 2020, 19:21 WIB

Komisi IV Dukung Perbaikan Irigasi Pertanian

mediaindonesia.com | Ekonomi
Komisi IV Dukung Perbaikan Irigasi Pertanian

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul berbicara dengan salah seorang petani.

 

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam mencapai swasembada pangan. Namun potensi tersebut harus diikuti dengan perbaikan irigasi secara optimal. Menurut dia, ketersediaan air menjadi bagian yang sangat penting dalam melakukan penanaman.

"Kalau kita ingin swasembada pangan, fokus utama kita ada di irigasi. Baik secara primer, sekunder, maupun tersier. Kuncinya ada disitu. Dan sekarang sedang dimulai pemerintah. Ini sangat bagus," ujar Dedi saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan Kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang, Sabtu (6/6/2020).

Dedi mengatakan, pemerintah saat ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan di empat kementerian. di Kementerian Pertanian (Kementan) sendiri, anggran yang tersedia mencapai Rp1,21 triliun.

Baca Juga: Musim Hujan, Kementan Genjot Tanam Lahan Kering Tadah Hujan

Oleh karena itu, Dedi berharap Kementan mengoptimalkan bantuan tersebut agar para petani di kabupaten Karawang bisa bergerak memperbaiki irigasi serta melakukan pemeliharaan dengan baik.

"Nanti upahnya bisa disalurkan melalui program padat karya itu. Saya percaya pasti pertumbuhan ekonomi nantinya akan terlaksana dengan baik," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Panen Raya, Kementan Gerakkan Kostraling

Sebagai informasi, ada lima output pengerjaan yang bisa dilakukan dari program pada karya yang diterima Kementan. Kelimanya adalah pengelolaan air irigasi pertanian, optimasi lahan dan konservasi, unit pengolah pupuk organik, sekolah lapang petani, dan perlindungan tanaman pangan.

Selain itu, Dedi meminta nasib buruh tani menjadi perhatian lebih dari semua pihak. Sebab, peranan mereka sangat menentukan kehidupan sehari-hari. "Jadi mungkin nantinya ada subsidi untuk petani kuli macul atau yang lainnya. Pola seperti ini akan semakin mendekatkan negara ke masyarakat dan keuangan negara juga akan dinikmati oleh masyarakat," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

AFP/Johannes Eiselle

Dow Jones Naik 500 Poin, Ada Harapan IHSG Lanjutkan Penguatan

👤Raja Suhud 🕔Rabu 15 Juli 2020, 08:51 WIB
Kenaikan indeks Wall Street ini biasanya diikuti oleh kenaikan bursa di beberapa negara lainnya. Indeks Nikei 225 Tokyo pagi ini telah naik...
Antara/Fanny Octavianus

Ekonomi Pulih, Investasi Reksadana Bakal Jadi Primadona

👤Despian Nurhiayat 🕔Rabu 15 Juli 2020, 07:35 WIB
Untuk investor dengan profil risiko agresif idealnya memiliki portofolio yang terdiri dari 60% reksadana saham, 25% reksadana pendapatan...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Pajak Jadi Tulang Punggung di Masa Krisis

👤M Ilham Ramadhan 🕔Rabu 15 Juli 2020, 07:00 WIB
Wajib pajak dapat mendukung usaha pemerintah mengatasi gejolak ekonomi melalui kontribusi pembayaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya