Sabtu 06 Juni 2020, 10:45 WIB

Anies Bagi Masa PSBB Transisi 2 Tahap, Tergantung Kasus Covid-19

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Bagi Masa PSBB Transisi 2 Tahap, Tergantung Kasus Covid-19

MI/PERMANA
Suasana lengang terminal kereta Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta, Jumat (5/6).

 

GUBERNUR DKI Jakarta membagi penerapan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta dalam dua tahap. Namun, hal ini tergantung pada kasus Covid-19 di Ibu kota.

Dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 563 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif, disebutkan tahap pertama PSBB transisi dari 5 hingga 18 Juni.

"Menetapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif selama 14 (empat belas) hari terhitung sejak tanggal 5 Juni 2020 sampai dengan tanggal 18 Juni 2020 dengan jenis kegiatan/aktivitas yang dapat dilaksanakan pada masa transisi," jelas isi Kepgub 563/2020 yang diteken Anies pada Jumat (5/6).

Baca juga: Aktifkan Ganjil Genap, Anies: Untuk Batasi Orang Berpergian

Dalam poin berikutnya, Kepgub itu menjelaskan apabila selama tahap satu PSBB transisi di Jakarta mengalami peningkatan kasus baru Covid-19 secara signifikan, maka masa pembatasan itu diperpanjang hingga 14 hari kemudian.

"Dalam hal terjadi peningkatan kasus baru Covid-19 secara signifikan selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa transisi berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi, menetapkan pemberlakuan PSBB masa transisi selama 14 hari berikutnya terhitung sejak 19 Juni sampai dengan tanggal 2 Juli 2020," sebut Anies.

Sebelumnya, Anies juga sudah menyatakan akan menyetop pelonggaran aktivitas yang dibuka secara bertahap apabila warga tidak patuh dan kasus Covid-19 meningkat tajam. Ia sendiri menyebut kebijakan itu sebagai Rem Darurat atau Emergency Brake Policy.

"Ketika ada kondisi yang mengkhawatirkan, kita setop, kita hentikan semuanya," kata Anies, Kamis (4/6). (A-2)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Pemprov DKI Didesak Tiadakan HBKB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 03 Juli 2020, 04:30 WIB
Kegiatan luar ruang yang dihadiri puluhan ribu orang dikhawatirkan malah akan menjadi sumber penyebaran baru Covid-19 karena protokol...
123rf.com

Jack Lapian Diperiksa Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 Juli 2020, 22:37 WIB
Polisi telah menetapkan Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya Empel (TSE) sebagai tersangka pencemaran nama baik...
AFP

Anies Diminta Jangan Tebang Pilih Tindak Hiburan Malam

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 02 Juli 2020, 22:35 WIB
Aziz mengakui ada tempat hiburan malam seperti diskotek atau bar yang berkedok menjadi restoran selama masa pembatasan sosial berskala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya