Jumat 05 Juni 2020, 21:05 WIB

Bersepeda Massal di Solo Selama Wabah Covid Dilarang

Widjajadi | Nusantara
Bersepeda Massal di Solo Selama Wabah Covid Dilarang

MI/Widjajadi
Mencegah penularan Covid-19 Satlantas Solo melarang bersepeda massal di wilayahnya.

 

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo melarang warga bersepeda massal di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut untuk mencegah penularan virus yang sudah menelan banyak korban nyawa manusia .

Surat larangan bersepeda massal itu dikeluarkan Satlantas Polresta bersama Dinas Perhubungan Kota Solo, Jumat ( 5/6 ). "Surat larangan ini dikeluarkan secara bersama dengan Dishub Kota," tegas Kasatlantas Surakarta, Kompol Afrian Satya Permadi, Jumat (5/6).

Dia paparkan, larangan bersepeda massal dilakukan setelah hasil evaluasi selama Solo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) justru warga bersepeda secara berkelompok. Kejadiannya hampir setiap hari, pada waktu pagi dan malam hari, dan memuncak menjadi massal ketika momen akhir pekan.

Lebih jauh diungkap Afrian, pihaknya memperbolehkan warga bersepeda. Namun dengan syarat tidak dalam jumlah banyak. "Bersepeda massal tidak sesuai dengan protokol kesehatan dan mengganggu arus lalu lintas di Kota Bengawan," tegas dia.

Kasatlantas menyarankan, sebaiknya warga bersepeda bersama keluarga di jalan kampung. Tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, hand sanitizer, dan cuci tangan.

"Berkenaan surat larangan itu, kita akan tingkatkan patroli di jalan raya, dan jika menemui warga bersepeda massal, langsung kita tertibkan," tandas Afrian

Terkait larangan bersepeda massal ini, pegiat Komunitas Gowes Solo Raya, Sugiyo mendukung dan menyosialisasikan larangan tersebut kepada komunitasnya agar ditaati.

"Ya pada massa pandemi covid- 19 ini, berkegiatan massal di jalanan, baik itu bersepeda atau pun seksdar jalan sehat memang kurang bagus. Harus tetap jaga jarak.Kita akan kurangi intensitas sepeda yang melibatkan banyak orang," kata Sugiyo.

Hal senada disampaikan pegiat komunitas Sepeda Fajar Indah, Bambang yang mendukung larangan tersebut. Dia dan ratusan anggotanya berjanji akan menyosialisasikan larangan tersebut. (OL-13)

Baca Juga: Ini Tips Aman Bersepeda Di Tengah Pandemi Covid-19

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

Hakim Pengadilan Negeri Bandung Tolak Eksepsi Sunda Empire

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:40 WIB
Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat meminta agar majelis hakim menolak nota keberatan kuasa hukum Sunda...
Antara/Makna Zaezar

Stok Darah di Banjarmasin Kosong

👤Denny Susanto 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:30 WIB
Palang Merah Indonesia Kota Banjarmasin melaporkan kondisi stok darah yang mengalami kekosongan sejak beberapa waktu...
 ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.

Polda NTB Belasungkawa atas Meninggalnya Penganiaya Ipda Uji

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:14 WIB
Dijelaskan kembali bahwa almarhum Syamsul Hidayat menghembuskan napas terakhirnya saat sedang menjalani perawatan intensif dari tenaga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya