Jumat 05 Juni 2020, 17:18 WIB

Strategi BRI Hadapi The New Normal: Transformasi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Strategi BRI Hadapi The New Normal: Transformasi

Ist/BRI
Direktur Utama Bank BRI Sunarso (kiri) mengatakan strategi BRI menghadapi the new normal.

 

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. telah menyiapkan strategi untuk beradaptasi menghadapi era the new normal. Transformasi merupakan cara yang disiapkan perusahaan untuk dapat bertahan dan tetap tumbuh di masa mendatang.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengungkapkan sejatinya transformasi sudah dijalankan oleh Bank BRI sejak tahun 2016.

“Objek transformasi BRI dilakukan di dua area, yakni digital dan kultur dan pandemi yang terjadi menjadi akselerator transformasi tersebut,” ujar Sunarso dalam Virtual Halal bi Halal Bank BRI dengan pemimpin redaksi media massa, di Jakarta, Jumat (5/6).

Kegiatan Halal bi Halal secara daring dengan pemimpin redaksi media massa nasional ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan oleh Bank BRI, seiring masih berlangsungnya masa pandemi Covid-19.

Lebih dari 50 pemimpin redaksi dari berbagai media baik cetak, televisi dan online, mengikuti kegiatan yang diharapkan memperkuat jalinan silahturahmi antara Bank BRI dengan media.

Sunarso menambahkan strategi BRI menghadapi the new normal terbagi menjadi tiga hal utama, yakni pada pekerja dan jaringan, teknologi informasi (IT) dan digital serta bisnis proses.

Pertama, untuk pekerja dan jaringan BRI menerapkan flexy working, perubahan fungsi dan peran jaringan kantor BRI, coworking space dan penerapan protokol kesehatan di seluruh kantor BRI.

Kedua, dalam hal IT dan Digital perseroan menyiapkan kehandalan sistem dan jaringan serta keamanan sehingga masyarakat mudah dan aman bertransaksi perbankan BRI.

“Yang terakhir, BRI mengubah produk, bisnis proses dan operasional menyesuaikan perilaku masyarakat seperti dengan menghadirkan pinjaman digital dan simpanan digital dengan tetap tumbuh sehat melalui selective growth,” imbuhnya.

Komitmen BRI dalam menjaga kualitas bisnisnya dengan selective growth di tengah pandemi Covid-19 tercermin dari kinerja hingga akhir kuartal I 2020. Penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp 930,7 triliun atau tumbuh 10,1% year on year, di mana pertumbuhan ini di atas rata rata industri perbankan nasional.

Di samping terus mengucurkan kredit, BRI juga gencar melakukan restrukturisasi pinjaman usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19. Hingga akhir Mei 2020 tercatat BRI telah melakukan restrukturisasi terhadap 2,3 juta pelaku UMKM dengan total pinjaman mencapai Rp 140,24 Triliun.

“Dengan strategi yang telah disiapkan dan dengan pengelolaan manajemen risiko yang memadai, Bank BRI optimistis dapat melalui pandemi ini dengan tetap menjaga kualitas bisnisnya serta mencapai visi untuk menjadi The Most Valuable Bank and Home To The Best Talent,” pungkas Sunarso. (OL-09)

Baca Juga

Antara

Kemenhub Raih Opini WTP 7 Tahun Berturut-Turut

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Rabu 15 Juli 2020, 14:14 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa...
Antara

Neraca Perdagangan Juni 2020 Surplus US$1,27 Miliar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:50 WIB
BPS mencatat terjadinya surplus pada neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 sebesar US$1,27...
MI/BARRYFATHAHILLAH

Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Kena Dampak Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:04 WIB
BKPM membuat strategi salah satunya ialah membentuk Satuan Tugas (Satgas) realisasi investasi yang telah berhasil mengawal 7 perusahaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya