Kamis 04 Juni 2020, 21:36 WIB

Selandia Baru Tolak Membuka Penerbangan ke Australia

Antara | Internasional
Selandia Baru Tolak Membuka Penerbangan ke Australia

MI/Heri Susetyo
ilustrasi : bandara

 

Pemerintah Selandia Baru pada Kamis (4/6) menolak permintaan para pemimpin bisnis untuk memulai kembali penerbangan ke Australia dalam waktu satu bulan yang dinilai sebagai jangka waktu yang terlalu singkat.

Suatu kelompok lobi bisnis Australia dan Selandia Baru menyatakan bermaksud untuk mengajukan proposal kepada pemerintah pada pekan ini untuk memulai membuka perjalanan antara ibu kota kedua negara dengan penerbangan uji segera pada 1 Juli.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengatakan tidak ada rencana yang telah disepakati karena kedua negara masih terus membahas cetak biru untuk membuka kembali jalur penerbangan antarkedua negara. Peters menambahkan bahwa tanggal itu (1 Juli) "terlalu dini."

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada awal Juni mengatakan bahwa September adalah waktu yang lebih realistis untuk dimulainya kembali penerbangan. "Ini akan lebih bergantung pada Australia daripada kami karena mereka telah memiliki sistem federal dan mereka masih belum membuka penerbangan antarnegara bagian (Australia)," kata Peters kepada wartawan.

Menlu Selandia Baru itu menambahkan bahwa pembukaan kembali penerbangan pertama kedua negara tidak mungkin untuk rute Wellington-Canberra, mengingat ada banyak kota lain yang lebih berpenduduk di kedua negara. "Saya tidak menentang (penerbangan ke) Canberra, tetapi saya menginginkan pergerakan populasi massal berdasarkan permintaan daripada (hanya berdasarkan) ibu kota," katanya.

Berkurangnya jumlah kasus virus korona aktif dan baru di kedua negara telah membuka jalan bagi usulan pelonggaran pembatasan perjalanan.

Selandia Baru pada Kamis melaporkan tidak ada kasus baru Covid-19 selama 13 hari berturut-turut, dan hanya memiliki satu kasus aktif.

Australia telah melaporkan setiap hari angka tunggal dan angka dua digit yang rendah untuk kasus baru Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Australia memiliki 490 kasus aktif, dengan hanya 25 orang dirawat di rumah sakit. (OL-12)

 

Baca Juga

AFP/ROSLAN RAHMAN

PDB Turun 41,2% di Kuartal II, Singapura Alami Resesi Ekonomi

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:15 WIB
Singapura telah memasuki resesi teknis setelah ekonominya mengalami kontraksi 41,2% pada kuartal II dari tiga bulan...
AFP/GREG BAKER

Beijing: Penelusuran Asal Virus Covid Harus Lampaui Banyak Negara

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 14 Juli 2020, 11:35 WIB
Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa penularan asal virus yang menyebabkan pandemi global covid-19 saat ini harus melampaui...
AFP/Ozan KOSE

Moskow Sesalkan Keputusan Turki Soal Hagia Sophia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 14 Juli 2020, 11:12 WIB
Hagia Sophia, bulan ini, akan dibuka kembali sebagai masjid, setelah selama sembilan dekade berstatus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya