Kamis 04 Juni 2020, 20:44 WIB

Polda Metro Jaya Catat Kenaikan 48% Gangguan Kamtibmas

Tri Subarkah | Megapolitan
Polda Metro Jaya Catat Kenaikan 48% Gangguan Kamtibmas

Antara
Tangan diborgol

 

POLDA Metro Jaya mencatat terjadi peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebesar 48%. Angka tersebut dihitung dengan perbandingan pada Rabu (3/6) dengan Selasa (2/6).

Kepala Bidang Hubungan Masyrakat PMJ Kombes Yusri Yunus mengatakan pada kemarin gangguan kamtibmas yang terjadi sebanyak 65 kasus, sedangkan pada Selasa (2/6), jumlahnya 44 kasus.

"Maka (gangguan kamtibmas) mengalami peningkatan 21 kasus (+48%)," kata Yusri melalui keterangan tertulis, Kamis (4/6).

Upaya Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi kamtibmas di tengah pandemi covid-19 tersebut dilakukan dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Menurut Yusri, hal itu didasrkan pada perintah Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Surat Telegram Nomor STR/252/V/OPS.2/2020 Tanggal 28 Mei 2020 tentang pelaksanaan KRYD pascaberkahirnya Operasi Ketupat 2020.

Dari 65 kasus yang tercatat pada Rabu kemarin, 62 di antaranya adalah kasus kejahatan. Sedangkan 3 kasus lainnya adalah gangguan terhadap ketentraman dan ketertiban umum.

Baca juga :Istiqlal Belum Gelar Jumatan Karena Masih Tahap Renovasi

"Dari 62 kasus kejahtan, 59 adalah kejahatan konvensional, dan 3 kasus kejahatan transnasional," papar Yusri.

Apabila didasarkan pada lokus kejadian, maka penangan kasus terbanyak dilakukan oleh Polda Metro Jaya dengan 43 kasus. Sementara itu, Polresto Depok menangani 5 kasus, Polresto Jakarta Utara 4 kasus, Polresto Bekasi 3 Kasus, Polresto Pusat 2 kasus.

Sedangkan untuk Polresto Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Bekasi Kota masing-masing menangani 1 kasus.

Meskipun terjadi tren peningkatan, namun Yusri menegaskan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya cukup kondusif.

"KYRD dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 7 Juni 2020 dengan melibatkan personel yang terlibat pada Operasi Ketupat Jaya 2020," pungkas Yusri. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Masih Ramai, HBKB di Banjir Kanal Timur akan Dievaluasi

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 05 Juli 2020, 11:19 WIB
Kawasan BKT didominasi oleh warga yang menghabiskan waktunya untuk berjalan kaki, lari, maupun bersepeda.  Dan dipantau oleh petugas...
ASPRILLA DWI ADHA/ANT

Terminal Jatijajar Depok Beroperasi Kembali Sesuai SOP Covid-19

👤Kisar Rajaguguk 🕔Minggu 05 Juli 2020, 11:00 WIB
Manajemen terminal sudah menyiapkan protokol covid-19, termasuk setiap bus harus menyerahkan daftar penumpang yang...
MI/Ramdani

Pesepeda: Jalur Khusus Sepeda Harus Terkoneksi

👤Astri Novaria 🕔Minggu 05 Juli 2020, 06:15 WIB
Aspek lainnya yang menurutnya harus didukung adalah adanya jalur khusus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya