Kamis 04 Juni 2020, 11:23 WIB

Hati-hati, Duduk Terlalu Lama Berakibat Buruk pada Tubuh

Fetry Wuryasti | Weekend
Hati-hati, Duduk Terlalu Lama Berakibat Buruk pada Tubuh

Unsplash/Avel Chuklanov
Ilustrasi: Duduk terlalu lama tidak baik bagi tubuh

 

KETIKA bekerja dari rumah pertama kali diterapkan, banyak dari kita berharap untuk duduk di tempat tidur atau sofa yang nyaman sepanjang hari.

Tetapi rupanya duduk berjam-jam memiliki konsekuensi pada kesejahteraan fisik jangka panjang, khususnya pada glutes atau bokong Anda.

Beberapa dari kita mungkin sudah mulai merasakan rasa sakit di sekitar posterior, mungkin bahkan ketika duduk di atas bantal. Orang lain mungkin mulai merasakan sakit di daerah yang sama pada saat kita berdiri atau berjalan di sekitar rumah.

Duduk dalam waktu lama bahkan dapat menyebabkan masalah di bagian tubuh lain, khususnya bagian belakang.

Menurut John Abraham, direktur pelaksana RapidPhysiocare, orang yang duduk untuk waktu yang lama lebih berisiko mengalami obesitas. Sebab Anda membakar lebih sedikit kalori saat duduk.

Abraham mengungkapkan penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan obesitas, duduk rata-rata dua jam lebih lama setiap hari daripada orang dengan berat badan normal. Dia menambahkan, duduk terlalu lama juga dikaitkan dengan kematian dini.

"Data pengamatan dari lebih dari satu juta orang mengungkapkan bahwa semakin Anda menetap, semakin besar kemungkinan Anda akan mati lebih awal," katanya seperti dilansir channelnewsasia.

Kemungkinan masalah kesehatan lainnya termasuk risiko kondisi kesehatan seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

Fred Chen, fisioterapis muskuloskeletal utama di Physio & Sole Clinic, juga mengemukakan kemungkinan peningkatan akumulasi cairan tubuh di tungkai bawah dan mengurangi sirkulasi darah.

Orang tua, atau orang-orang dengan masalah jantung, ginjal atau vena, biasanya mengalami pembengkakan anggota tubuh bagian bawah setelah duduk lama tanpa mengangkat kaki. Ini dapat menyebabkan trombosis vena dalam (DVT) atau komplikasi vaskular lainnya.

Abraham mengatakan pasien yang datang dengan gejala terkait glute adalah mereka yang pekerjaannya melibatkan duduk untuk waktu yang lama, seperti supir bus maupun pekerja kantor

Langkah pertama dan paling mudah untuk meringankan rasa sakit itu, kata dia, adalah mengubah kebiasaan seseorang. Gaya hidup yang tidak aktif menyebabkan rasa sakit dan sesak pada otot gluteal dan fleksor pinggul ketika mereka memanjang dan mengencang.

"Jadi, Anda harus menghindari duduk terlalu lama di posisi yang sama. Mulailah berjalan dan berlatih melakukan peregangan ringan,"kata Abraham. (M-4)

Baca Juga

AFP/VALERIE MACON

Naya Rivera Dipastikan Meninggal karena Tenggelam

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 08:48 WIB
Pemeriksa mengatakan temuan autopsi selaras dan konsisten dengan keadaan tenggelam dan kondisi tubuh waktu dia...
Unsplash/ Olena Sergienko

Teknologi Headphone Raksasa untuk Peredam Bising

👤Fathurrozak 🕔Rabu 15 Juli 2020, 08:30 WIB
Para peneliti di Singapura mengembangkan sistem seperti headphone peredam bising yang bisa diaplikasikan di tempat tinggal...
Unsplash/ Rahul Dey

Hal yang Bisa Tingkatkan Risiko Kematian saat Mendaki Gunung

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 15 Juli 2020, 06:30 WIB
Tewasnya sejumlah pendaki harus menjadi pelajaran bagi mereka yang juga berencana kembali naik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya