Kamis 04 Juni 2020, 10:18 WIB

Warga Ngada Dilarang Beraktivtas di Dekat Semburan Gas Belerang

Gabriel Langga | Nusantara
Warga Ngada Dilarang Beraktivtas di Dekat Semburan Gas Belerang

FOTO ANTARA/Asep Fathulrahman
Ilustrasi semburan gas belerang

 

UNTUK mencegah timbulnya korban akibat semburan gas belerang, Bupati Ngada, Paulus Soliwoa meminta warga yang tinggal di kawasan menuju semburan gas belerang tepatnya di Desa Turamur, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur dilarang melakukan aktivitas.

"Warga tidak boleh melakukan aktivitas kurang lebih 100 meter dari pusat semburan gas belerang. Hal itu guna mengambil langkah demi mencegah terjadi korban lain akibat keracunan gas belerang di Desa Turamuri," ujar Bupati Ngada, Kamis (4/6).

Ia pun telah memanggil petugas pengamat gunung berapi untuk mengambil langkah-langkah antisipasi sehingga tidak ada korban jiwa.

"Saya minta ada upaya pencegahan untuk menutup kawasan itu. Karena dari jalan Kampung Boba Lama ke Turamuri itu lewat wilayah semburan itu jaraknya  lima ratus meter. Bersama petugas gunung api kita mengambil langkah-langkah penelitian atau apapun bentuknya," kata Bupati Ngada.

baca juga: Delapan Kali Terjadi Gempa di Aceh

Semburan gas tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang dirawat namun kini kondisinya sudah membaik. 

"Dua warga yang tercemar racun akibat gas ini masih berada di Rumah Sakit. Kondisi mereka sudah membaik," ungkapnya. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/M Irfan

PT SER Laporkan Penghambat Investasi ke Polda Jawa Timur

👤Henri Siagian 🕔Jumat 03 Juli 2020, 18:34 WIB
Dia mengakui, pihak SER sudah setahun terakhir telah mendesak Bupati Bojonegoro untuk segera merealisasikan pembagian dividen dan...
MI/Yohanes Manasye

Didemo Mahasiswa, Bupati Lanjutkan Izin Pabrik Semen

👤Yohanes Manasye 🕔Jumat 03 Juli 2020, 17:06 WIB
Ketua PMKRI Ruteng Hendrikus Mandela meminta Pemkab Manggarai Timur untuk mengembangkan pariwisata alam dan...
Dok Pribadi

Bupati Manggarai Timur Akui Pabrik tidak Pekerjakan Seluruh Warga

👤Yohanes Manasye 🕔Jumat 03 Juli 2020, 17:03 WIB
Agas mengatakan pihaknya akan meminta pihak perusahan agar persentase pekerja pabrik semen tersebut 70-30. Namun ia tak menjelaskan apakah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya