Pilgub DKI, Ahok Masuk Perhitungan PDIP sebagai Calon

Penulis: Achmad Zulfikar Fazli Pada: Rabu, 02 Mar 2016, 14:33 WIB Megapolitan
Pilgub DKI, Ahok Masuk Perhitungan PDIP sebagai Calon

ANTARA/Reno Esnir

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama masuk perhitungan PDI Perjuangan untuk diusung dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Namun, PDI Perjuangan sampai saat ini belum memutuskan siapa calon yang bakal diusung nanti.

Sekretaris DPD DKI PDI Perjuangan Prasetyo Edi Marsudi mengatakan PDI Perjuangan saat ini belum melakukan penjaringan terhadap calon dari eksternal untuk menjadi gubernur DKI 2017. Tapi, kata dia, hal itu bukan berarti tidak akan ada calon dari eksternal yang masuk perhitungan PDI Perjuangan.

"Sekarang kan kita juga sudah bisa menilai, ada incumbent. Ada incumbent wakil (wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat), ada incumbent gubernur (Basuki Tjahaja Purnama)," kata Prasetyo saat ditemui Metrotvnews.com di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (2/3).

Selain Ahok, PDI Perjuangan pun akan memperhitungkan langkahnya untuk mengusung Djarot Saiful Hidayat sebagai calon gubernur DKI. Terlebih, Djarot yang saat ini menjabat sebagai wakil gubernur DKI adalah kader partai berlambang kepala banteng moncong putih.

Ketua DPRD DKI ini pun memastikan PDI Perjuangan dapat mengusung siapapun selama itu yang terbaik untuk memimpin Ibu Kota, termasuk Ahok ataupun Djarot. Namun, semua itu dikembalikan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri sebagai orang yang memutuskan langkah partainya.

"Kita akan turuti keputusan DPP. Artinya, kita petugas partai, kita menjaring. Dia (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri) yang memutuskan karena DPD kan di bawahnya DPP," ujar dia.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More