Kamis 04 Juni 2020, 07:07 WIB

Rob Landa Pantura Jateng, Protokol Covid Berlaku di Pengungsian

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Rob Landa Pantura Jateng, Protokol Covid  Berlaku di Pengungsian

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Dua warga membawa barang-barangnya saat akan mengungsi akibat rob di Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2020)

 

BANJIR rob menggenangi sedikitnya 11 Desa pada 4 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan, dan ratusan Rumah di Kota Tegal, Jawa Tengah. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo, mengatakan banjir itu dipicu oleh peristiwa air laut pasang yang membuat empat sungai, masing-masing Sungai Silempeng, Sungai Sengkarang, Sungai Meduri dan Sungai Bremi meluap dan membanjiri permukiman warga di 11 desa tersebut.

Adapun 11 desa yang terdampak meliputi Desa Boyoteluk dan Desa Depok di Kecamatan Siwalan. Kemudian Desa Semut, Desa Woker Kulon dan Desa Pacakaran di Kecamatan Wonokerto. Selanjutnya Desa Jeruksari, Desa Mulyorejo, Desa Tegaldowo, Desa Karangjompo, Desa Pacar dan Desa Samborejo di Kecamatan Tirto.

"Sedikitnya ada 17 warga yang mengungsi di Gedung TPS Desa Semut," kata Budi Rahardjo dalam pesan singkat, Rabu (3/6)di

Dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di pengungsian, pihaknya juga memberlakukan protokol kesehatan dengan menjaga jarak aman tempat tidur dan menyediakan masker, sarana cuci tangan dan hand sanitizer di beberapa titik.

"Untuk tidur kita atur tidak terlalu rapat, kemudian masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan kita siapkan,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kabupaten Pekalongan bersama tim gabungan dari aparat TNI dan Polri serta masyarakat melakukan penanganan darurat dengan membuat tanggul di beberapa titik untuk mengantisipasi luapan sungai. Selain itu, tim gabungan juga membantu upaya evakuasi warga dusun Simonet ke tempat pengungsian di Gedung Pengelola TPS Desa Semut.

Dalam hal ini, BPBD Kabupaten Pekalongan juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi dan mendirikan Dapur Umum di Desa Semut. Gelombang pasang air laut terjadi di pesisir utara laut Jawa sejak Senin (1/6). Peristiwa itu menyebabkan wilayah di sekitar pesisir Pantai Utara Jawa seperti Demak, Semarang, Pekalongan, Tegal dan Brebes terendam banjir rob.

baca juga: Longsoran Ancam Perbukitan Campaka

Rob juga menggenangi sedikitnya 187 rumah warga yang dihuni oleh 267 Kepala Keluarga (KK) di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (3/6) sejak pukul 16.30 WIB. Menurut laporan BPBD Kota Tegal, banjir rob tersebut merendam di dua kelurahan yakni Kelurahan Muarareja dan Kelurahan Tegal Sari, meliputi Gang Muarareja RT 4 RW 2, Gang Kemiri 1 RT 4 RW 3 dan Gang Kemiri 3 RT 3 di Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat. Kemudian Jalan Kesatrian RT 8 RW 10, Gang Rajungan RT 10 RW 10 dan Gang Yuyu RT 10 RW 10 di Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat. Selanjutnya Jalan Flores Baru 3 RT 3 RW 3 Kelurahan Panggung, Jalan Sawu 2 RT 1 RW 11 Kelurahan Panggung dan Jalan Pesisir Agung RT 13 RW 10 Kelurahan Mintaragen di Kecamatan Tegal Timur. (OL-3)

Baca Juga

DOK MI

Pejabat Positif Covid, Pegawai Dinkes Aceh Besar Jalani Swab Test

👤Antara 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 01:47 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Besar terus merupaya memutus mata rantai penyebaran virus...
MI/Akhmad Safuan

Bupati Pemalang dan Dua Pejabat Sembuh dari Covid-19

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 00:53 WIB
Junaedi melanjutkan dirinya sudah melakukan aktivitas seperti biasa. Ia mengaku segar bugar seperti pada saat dirawat di rumah sakit karena...
DOK MI

Diduga Stres, Pasien Positif Covid-19 Bunuh Diri

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 00:38 WIB
MH melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jendela tempat dirinya dirawat di lantai 12 sebuah rumah sakit di kota Medan, Sumatera...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya