Rabu 03 Juni 2020, 23:49 WIB

Mumbai Sepi, Warga Berlindung Sebelum Badai

Antara | Internasional
Mumbai Sepi, Warga Berlindung Sebelum Badai

MI/ZUBAEDAH HANUM i
Mumbai

 

WARGA di Mumbai, kota terpadat di India, mengosongkan jalanan dan berusaha melindungi rumah mereka sebelum diterjang oleh hujan deras dan angin kencang yang datang bersamaan dengan badai di wilayah tersebut.

Untuk pertama kalinya, warga Kota Mumbai akan menghadapi badai topan dan otoritas setempat pada Selasa malam bekerja sampai larut mengevakuasi ribuan orang dari area pesisir.

Evakuasi tetap dilaksanakan, meskipun banyak warga takut akan tertular Covid-19. Pasalnya, penyakit yang disebabkan virus korona jenis baru (SARS-CoV-2) itu telah membuat layanan kesehatan di Mumbai kewalahan.

"Kami sering melihat hujan, tetapi belum pernah kami melihat badai topan di kota ini. Kami tidak tahu seberapa parah kerusakannya nanti," kata Shantaram Terekar, warga Mumbai, yang tinggal dalam kamar di kompleks hunian sementara.

Terekar mengatakan ia telah mematikan listrik dan menempatkan terpal untuk melindungi atap huniannya yang tipis.

Pelabuhan barang terbesar di India, Jawaharlal Nehru Port (JNPT), tutup selama 24 jam. JNPT berada di pinggiran kota Mumbai. Sementara itu, hanya 19 penerbangan yang beroperasi dari bandara di Kota Mumbai.

Badai topan di Laut Arab "kemungkinan besar akan menguat jadi Badai Topan Kencang" pada Rabu, kata Departemen Meteorologi India (IMD). Lembaga itu memperkirakan angin akan bertiup sampai lebih dari 120 kilometer per jam (sekitar 75 mil per jam).

Angin topan kerap menghantam Mumbai, kota metropolis berpenduduk lebih dari 20 juta jiwa. Tiap musim hujan pada Juni sampai September, hujan deras juga merendam jalanan serta menghentikan layanan kereta api yang digunakan oleh jutaan orang di Mumbai.

Layanan darurat di Mumbai telah kewalahan menghadapi wabah COVID-19. Kota Mumbai dan daerah di sekitarnya sejauh ini melaporkan sekitar 55.000 orang positif tertular virus dan 1.700 di antaranya meninggal dunia.

Otoritas di Kota Mumbai memindahkan 150 pasien Covid-19 ke rumah sakit lain karena tempat perawatan mereka semula berada di dataran rendah, wilayah yang rentan terdampak badai. (OL-12)

Baca Juga

Biju BORO / AFP

Sungai Brahmaputra Meluap, 77 Orang Tewas di Assam, India

👤Deri Dahuri 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:16 WIB
Negara tetangga India lainnya, Nepal, juga dilanda bencana banjir. Hujan deras yang memicu banjir dan tanah longsor telah menelan korban...
AFP/	OLIVIER DOULIERY

Berbeda dengan Trump, Biden Fokus pada Proposal Perubahan Iklim

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:00 WIB
Biden beralasan fokus pada perubahan iklim akan mendukung terciptanya lapangan pekerjaan besar-besaran di bawah...
STR / AFP

Banjir Besar Landa Wilayah Tiongkok, Lebih dari 140 Orang Tewas

👤Deri Dahuri 🕔Rabu 15 Juli 2020, 12:04 WIB
Banjir di Tiongkok kali ini disebutkan sebagai bencana banjir terburuk dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Masyarakat di sejumlah Tiongkok...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya