Kamis 04 Juni 2020, 07:00 WIB

BI Beri Bunga 1,5% untuk Penempatan GWM Perbankan

Antara | Ekonomi
BI Beri Bunga 1,5% untuk Penempatan GWM Perbankan

Antara/Aprilio Akbar
Gubernur BI Perry Warjiyo

 

Gubernur Bank Indonesia (BI)  Perry Warjiyo mengatakan bank sentral memberikan bunga 1,5%  untuk jasa giro bagi penempatan
Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan.

Perry Warjiyo, usai telekonferensi rapat terbatas dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (3/6), mengatakan pemberian bunga jasa kepada bank itu sebagai bentuk berbagi beban atau sharing the pain kepada pelaku ekonomi lainnya di tengah situasi pandemi covid-19.

Tercatat sejak Juli 2018, perbankan sudah tidak mendapatkan jasa giro atas GWM yang ditempatkan perbankan di BI. Dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/3/PBI/2018 tentang Giro Wajib Minimum, jasa giro masih ditetapkan dengan tingkat bunga sebesar nol persen.

"Yang sebelumnya tidak ada suku bunga, terhadap GWM bank-bank di BI, kami akan berikan 1,5% atas jasa GWM-nya, kami berlakukan bagi semua bank," kata Perry.

Dia mengharapkan dukungan jasa giro tersebut dapat melengkapi stimulus pelonggaran likuiditas yang telah ditebar BI sebelumnya kepada industri perbankan.

Perry juga mengingatkan perbankan dapat memanfaatkan fasilitas repo Surat Berharga Negara (SBN) ke bank sentral. Hal itu dapat dimanfaatkan, sebelum perbankan memerlukan bantuan likuiditas dari pemerintah melalui bank jangkar atau bank peserta dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Perbankan punya SBN sekitar Rp886 triliun, dari nilai tersebut sekitar Rp520 triliun bisa direpokan ke BI untuk pendanaan relaksasi dunia usaha," ujarnya.

Dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia periode 18-19 Mei 2020, Perry mengatakan BI akan terus memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Sejak awal 2020, Bank Indonesia telah menginjeksi likuiditas ke pasar uang dan perbankan hingga mencapai Rp583,5 triliun, melalui pembelian SBN dari pasar sekunder, penyediaan likuiditas perbankan melalui transaksi term-repo Surat Berharga Negara, barter dengan perjanjian swap  valas serta pemangkasan GWM rupiah. (Dhk/Pra/E-1)
  
  

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Dongkrak UMKM, Perbankan Didorong Gandeng Fintech P2P

👤Des/Pra/E-2 🕔Rabu 30 September 2020, 05:45 WIB
KEMENTERIAN Koperasi dan UKM mencatat 22 juta pelaku UMKM masih belum terjamah oleh perbankan (unbankable) atau tidak memiliki...
MI/AGUS M

Kendaraan Listrik makin Diminati

👤Ins/Ant/E-3 🕔Rabu 30 September 2020, 05:30 WIB
DIREKTUR Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandy menilai kendaraan listrik semakin diminati masyarakat dari tahun ke...
MI/Aries Munandar

Inti Plasma Jamin Investasi Sawit Berkembang

👤Ins/Try/S2-25 🕔Rabu 30 September 2020, 05:22 WIB
Namun, lama-kelamaan, dengan adanya pembangunan perkebunan kelapa sawit, termasuk program inti plasma, Kabupaten Mamuju kini banyak dilirik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya