Kamis 04 Juni 2020, 01:15 WIB

Kematian Akibat Covid-19 di Brasil 30.000 Orang

Kematian Akibat Covid-19 di Brasil 30.000 Orang

AFP

 

JUMLAH kematian akibat covid-19 di Brasil pada Selasa (2/6) melampaui 30.000 orang. Angka yang dirilis Kementerian Kesehatan Brasil itu menunjukkan rekor baru, yakni 1.262 kematian dalam 24 jam sebelumnya dan ada 28.936 infeksi baru.

Angka itu muncul ketika beberapa negara bagian di Brasil mulai melonggarkan tindakan karantina yang berlangsung berminggu-minggu meski ada peringatan dari WHO dan ahli epidemiologi. Jumlah keseluruhan kasus yang dikonfirmasi di Brasil sebanyak 555.383. Itu menjadikan Brasil sebagai negara yang paling terdampak covid-19 kedua setelah Amerika Serikat.

Jumlah korban meninggal di negara tersebut sebanyak 31.199 orang. Jumlah itu yang tertinggi keempat di dunia setelah AS, Inggris, dan Italia. Para ahli memperkirakan jumlah infeksi sebenarnya bisa sampai 15 kali lebih tinggi dari angka resmi. Hal itu mengingat tes untuk covid-19 yang relatif sedikit di negara tersebut.

Sao Paulo pada Selasa mencatat angka harian tertinggi baik untuk kematian maupun infeksi ketika kota-kota di seluruh negara bagian itu mulai membuka kembali pusat perbelanjaan dan kantor. Sao Paulo sekarang memiliki total hampir 120.000 kasus dengan hampir 8.000 kematian.

Negara bagian lain yang terkena dampak terburuk ialah Rio de Janeiro. Wilayah itu juga mulai melonggarkan tindakan karantina pada Selasa dengan pembukaan kembali pantai dan bisnis. Kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan Brasil agar tak terlalu cepat membuka kembali pembatasan yang telah dilakukan karena ada risiko kemunculan kembali covid-19.

Di Brasil yang berpenduduk 210 juta orang, tindakan karantina telah diterapkan secara berbeda di setiap negara bagian dan kota. Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro sering menyerukan pencabutan pembatasan untuk melindungi ekonomi dan pekerjaan.

Di sisi lain, Meksiko juga membuka kembali sebagian negara bagian pekan ini meski pun masih ada laporan ribuan infeksi covid-19. Mereka mulai mengaktifkan kembali industri otomotif, pertambangan, dan konstruksi meskipun negara itu telah mencatat lebih dari 10.000 kematian.

Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador memulai tur di Negara Bagian Quintana Roo pada Senin. Obra dor mengatakan ekonomi negara itu harus dibuka kembali untuk kebaikan rakyat.

Sementara itu, Peru telah memperpanjang darurat nasional hingga akhir Juni. Negara itu telah mencatat lebih dari 170.000 kasus covid-19. Adapun Cile, yang juga masih memberlakukan pembatasan ketat, melaporkan total 108.686 kasus covid-19. (France24/Nur/I-1)

Baca Juga

Biju BORO / AFP

Sungai Brahmaputra Meluap, 77 Orang Tewas di Assam, India

👤Deri Dahuri 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:16 WIB
Negara tetangga India lainnya, Nepal, juga dilanda bencana banjir. Hujan deras yang memicu banjir dan tanah longsor telah menelan korban...
AFP/	OLIVIER DOULIERY

Berbeda dengan Trump, Biden Fokus pada Proposal Perubahan Iklim

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 15 Juli 2020, 13:00 WIB
Biden beralasan fokus pada perubahan iklim akan mendukung terciptanya lapangan pekerjaan besar-besaran di bawah...
STR / AFP

Banjir Besar Landa Wilayah Tiongkok, Lebih dari 140 Orang Tewas

👤Deri Dahuri 🕔Rabu 15 Juli 2020, 12:04 WIB
Banjir di Tiongkok kali ini disebutkan sebagai bencana banjir terburuk dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Masyarakat di sejumlah Tiongkok...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya