Rabu 03 Juni 2020, 10:53 WIB

Rasio Desa Berlistrik di Flores Mencapai 94,7%

Palce Amalo | Nusantara
Rasio Desa Berlistrik di Flores Mencapai 94,7%

MI/Palce Amalo
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) berkekuatan 40 Mega Watt di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT

 

RASIO desa berlistrik di delapan kabupaten di Pulau Flores, Nusa  Tenggara Timur sampai Mei 2020 telah mencapai 94,7%. Manager PT PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores, Simi Eduard Lapebesi mengatakan selama Mei 2020, pihaknya menyalakan listrik di 33 desa di Flores. Sedangkan rasio desa berlistrik di NTT sampai Mei 2020 mencapai 93,32%.

"Tambahan 33 desa itu menambah desa berlistrik di Flores menjadi 1.523 desa dari total 1.619 desa," ujar Simi lewat keterangan tertulis, Rabu  (3/5). 

Dengan demikian masih ada 96 desa di Flores yang saat ini belum  berlistrik. Menurutnya, awal pekan ini tiga pegawai PLN menyalakan listrik di Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat. Perjalanan menuju desa tersebut dari Ruteng, ibu kota Manggarai yang berjarak 60  kilometer.Tiga pegawai PLN itu dikenal sebagai pejuang listrik Flores yakni Said Bin Mahfot Bazher, Achmad Sulthoni Aulia, dan Agung Hari Kurniawan.

"Waktu tempuh ke Desa Watu Umpu kurang sekitar tiga jam melintasi medan yang sulit. Perjalanan dari pagi hingga ke lokasi pekerjaan listrik desa hingga siang, lalu melakukan pemeriksaan akhir sebelum commisioning test," ujarnya.

baca juga: Mahasiswa Manggarai Raya Kupang Tolak Pabrik Semen di Matim 

Menurutnya, kegiatan dimulai dari perabasan karena banyak pohon yang mendekati jaringan sehingga komisioning test pada pukul 18.00 malam. Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak mendek ke jaringan listrik apabila sudah bertegangan.

Menurut Siwi, kesulitan yang dihadapi PLN membawa 'terang' ke desa terpencil selama pandemi covid-19 ialah mobilisasi material dari gudang PLN ke lokasi pekerjaan dan juga mobilisasi tenaga kerja.

"Seluruh pejuang listrik Flores agar tetap menjaga kekompakan dalam bekerja memberikan terang kepada masyarakat. Semua mitra atau vendor juga wajib mengikuti SOP yang ditetapkan pemerintah terkait pengendalian covid-19," ujarnya.

Selain itu, para vendor juga telah dilengkapi surat tugas dari General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah NTT, PT PLN UP2K Flores dan juga tim satgas covid-19. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Martinus Solo

4 Partai Siap Menangkan Piet Kasihiw-Matret di Pilkada Bintuni

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 10:20 WIB
Pasangan tersebut didukung oleh empat partai yakni NasDem, Golkar, Demokrat dan PDI...
MI/Haryanto

Ganjar Lepas Puluhan Dokter Peserta Tour de Borobudur

👤Haryanto 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 09:21 WIB
Para dokter ini pun diminta Ganjar untuk menyosialisasikan protokol kesehatan di setiap ttitik...
MI/Djoko Sardjono

Kasus Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 12 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:23 WIB
Sebanyak 12 pasien baru terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 adalah warga dari Kecamatan Klaten Utara, Wedi, Polanharjo, Jogonalan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya