Rabu 03 Juni 2020, 09:40 WIB

PDIP: Jangan Artikan New Normal Kebebasan, Bisa Fatal

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
 PDIP: Jangan Artikan New Normal Kebebasan, Bisa Fatal

MI/Susanto
Warga Jakarta sedang berolahraga di GBK (1/6/2020)

 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk tetap mengawasi ketat pergerakan warga meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir besok (4/6). Ia mengingatkan jangan sampai ada pembiaran aktivitas oleh warga.

"Penerapan kebijakan new normal harus dibarengi dengan pengawasan yang sangat ketat. Kalau new normal dianggap oleh masyarakat sebagai kebebasan, akan berakibat fatal dan ongkosnya teramat mahal," jelas Gembong kepada mediaindonesia.com, Jakarta, Rabu (3/6).

Gembong meminta ada pelibatan dari perangkat daerah, yaitu RT-RW dan petugas keamanan, yakni Satpol PP, Babinsa atau Bintara Pembina Desa, TNI AD dan hansip, untuk mengawasi lingkungan masing-masing di Jakarta. Penularan covid-19, lanjutnya, masih terus terjadi tak mengenal batas wilayah.

Baca juga: Pagi Ini, Istiqlal dan Katedral Disemprot Disinfektan

"Sebanyak mungkin melibatkan peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan. Jika ada kolaborasi yang baik untuk melakukan pengawasan bersama, saya yakin akan lebih efektif," imbuh Gembong.

Pemprov DKI juga didesak untuk selalu mensosialisasikan protokol kesehatan covid-19 saat kenormalan baru diterapkan. Khususnya bagi warga yang memulai beraktivitas di perkantoran atau di pabrik-pabrik usai PSBB.

Gembong berpendapat kesadaran kolektif masyarakat menjadi hal yang sangat penting. Penggunaan masker dan menjaga jarak dituntut selama beraktivitas di luar rumah.

"Pemprov harus mampu membangkitkan semangat gotong royong di lapisan masyarakat untuk menjaga dengan ketat kesadaran menerapkan protokal kesehatan, dan itu tidak bisa ditawar-tawar," tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/M Soleh

Polri Bakal Copot Oknum Pemberi Surat Jalan Joko S Tjandra

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 15 Juli 2020, 15:23 WIB
"Jadi hari ini sedang diperiksa, sore ini selesai pemeriksaan, jika terbukti akan dicopot dari jabatan," tegas Kadiv Humas Polri...
MI/PIUS ERLANGGA

SIKM Ditiadakan, Warga Jakarta Diminta Isi Aplikasi CLM

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 15 Juli 2020, 14:15 WIB
Kemudian, lanjut Syafrin, mesin akan memberi jawaban terkait aman atau tidak warga untuk melakukan...
MI/Pius Erlangga

Negatif Korona, 47.650 WNI Repatriasi Dipulangkan ke Daerah Asal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 15 Juli 2020, 14:11 WIB
WNI yang dipulangkan tersebut merupakan pekerja migran Indonesia dan awak anak buah kapal (ABK) dari kapal berbendera...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya