Selasa 02 Juni 2020, 21:19 WIB

Cegah Droplet, Penumpang KRL Jangan Ngobrol di Dalam Gerbong

Selamat Saragih | Megapolitan
Cegah Droplet, Penumpang KRL Jangan Ngobrol di Dalam Gerbong

Antara
Suasana penumpang di gerbong KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

 

PT KERETA Commuter Indonesia (KCI) mengimbau seluruh pengguna KRL agar tidak berbicara secara langsung maupun melalui telepon seluler. Karena salah satu penularan covid-19 ialah melalui droplet atau cairan yang ke luar dari saluran mulut dan hidung seseorang.

“Selain mengikuti sejumlah kebijakan baru, pengguna KRL kami ajak untuk memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas transaksi tiket nontunai dengan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan kartu uang elektronik bank,” ujar Vice President Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/6).

Baca juga: Mulai 8 Juni, Lansia Dilarang Naik KRL Jabodetabek di Jam Sibuk

Dia mengatakan, petugas frontliner PT KCI pun mulai menggunakan pelindung wajah atau face shield sebagai upaya untuk meningkatkan pencegahan penularan covid-19.

Kebijakan itu diambil pada saat penerapan kenormalan baru (new normal) nanti. "Nantinya seluruh petugas di stasiun maupun kereta akan menggunakan pelindung wajah ini," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan penyekatan di stasiun-stasiun sebagai upaya penerapan physical distancing. Jika kondisi terlalu padat, petugas PT KCI akan menerapkan sistem buka tutup di luar stasiun. Menurut dia, penyekatan akan diberlakukan pada waktu-waktu padat seperti jam pergi atau pulang kerja.

Anne menambahkan, pembahasan kebijakan-kebijakan baru lainnya masih berlanjut secara intensif oleh pihak-pihak terkait, merujuk pada berbagai pedoman kenormalan baru yang telah dikeluarkan pemerintah.

Untuk sementara, kebijakan yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juni nanti yaitu pelarangan penggunaan KRL bagi lansia pada jam-jam sibuk mulai tanggal 8 Juni 2020.

“Aturan ini dibuat untuk meminimalisasi risiko bagi kelompok yang sangat rentan terhadap covid-19 yaitu lanjut usia atau mereka yang telah berumur enam puluh tahun atau lebih. Mengingat adanya potensi kepadatan pengguna KRL pada jam sibuk, maka bagi lansia hanya diizinkan untuk naik KRL pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB,” ujarnya.

Baca juga: PSBB Mulai Dipatuhi, Jumlah Penumpang KRL Semakin Menurun

Larangan ini juga berlaku bagi pedagang yang membawa barang dagangannya menggunakan KRL.

Sementara itu, anak berusia di bawah lima tahun sama sekali dilarang menggunakan KRL. Karena dinilai berisiko dan tidak memiliki kepentingan mendesak untuk ke luar dari rumah. Termasuk anak-anak usia lima tahun ke bawah dilarang menggunakan transportasi umum. (Ssr/A-3)

Baca Juga

Dok pribadi

Tan Grup Upayakan Kelangsungan Hidup Musisi Cafe

👤Atalya Puspa 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:55 WIB
Bukan hanya musisi band, Tan Grup juga memberikan kesempatan yang sama terhadap dick jockey...
Medcom.id/Jufriansyah

Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Sempat Mampir ke Warung Sekitar

👤Sri Utami 🕔Minggu 12 Juli 2020, 19:16 WIB
Hingga Minggu (12/7) sebanyak 20 saksi telah diperiksa. Para saksi merupakan teman dan keluarga...
Antara/Aditya Pradana

Anies Ancam Lakukan 'Rem Darurat' Jika Masyarakat Ogah Disiplin

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 17:45 WIB
Anies mengungkapkan positivity rate Jakarta per hari ni mencapai 10,5%. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan positivity rate...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya