Selasa 02 Juni 2020, 17:38 WIB

Metro TV Akui Anies Baswedan Presiden? False Context

Wanda Indana | Politik dan Hukum
Metro TV Akui Anies Baswedan Presiden? False Context

Antara
Dari kiri: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Idham Aziz.

 

LAMAN alumni212.id mengunggah konten berjudul MetroTV Akui Anies Adalah Presiden RI disertai foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diwawancarai pada program "Selamat Pagi Indonesia" dengan keterangan Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan baru. Judul konten tersebut kemudian diubah menjadi MetroTV 'Akui' Anies Adalah Presiden RI.

Baca juga: @lbp_real Ditangguhkan, Luhut: Saya tidak Punya Akun Twitter

Tangkapan layar alumni212.id. (Medcom.id)

Berikut secara lengkap isi artikel yang beredar tersebut:

Stasiun televisi nasional MetroTV ‘mengakui’ bahwa Anies Baswedan bukanlah Gubernur DKI Jakarta melainkan Presiden RI.

Hal tersebut terlihat dari teks headline berita berjudul "Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru" di program Selamat Pagi Indonesia. Padahal di situ adalah gambar Anies Baswedan yang sedang diwawancarai."

Berdasarkan penelusuran, narasi judul di alumni212.id adalah salah. Faktanya, foto tersebut adalah bagian dari berita yang berisi liputan kegiatan Presiden Joko Widodo dalam meninjau persiapan Kenormalan Baru di Stasiun MRT Bundaran HI.

Baca juga: Istana Diterpa Hoaks Lama soal PKI, KSP: Ada Kelompok Cari Pasar

Foto yang diunggah situs alumni212.id adalah tangkapan layar dari siaran program Selamat Pagi Indonesia yang diunggah kanal resmi Metro TV di Youtube, metrotvnews.

Baca juga: Eks Menteri Susi Pudjiastuti Jualan Kaos, Netizen: Duitmu Akeh Bu

Dalam program "Selamat Pagi Indonesia" itu, Selasa (26/5), reporter Metro TV Marshalina Gita secara bergantian mewawancarai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, setelah Presiden Jokowi meninjau kesiapan kenormalan baru di Stasiun MRT Bundaran HI. Caption nama ketiga nama narasumber itu juga ditampilkan di dalam tayangan.

Tangkapan layar wawancara Metro TV dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Dok Youtube @metrotvnews)

 

Tangkapan layar wawancara Metro TV dengan Kapolri Jenderal Idham Azis. (Dok Youtube @metrotvnews)

 

Tangkapan layar wawancara Metro TV dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok Youtube @metrotvnews)

Baca juga: Antibiotika Bisa Obati Covid-19, Hoaks yang Mendunia

Wawancara terhadap tiga orang itu adalah bagian dari berita bertajuk Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru. Hanya saja, tangkapan layar yang diunggah di alumni212.id bukan di bagian yang dilengkapi dengan caption nama para narasumber melainkan di saat penayangan judul Presiden Tinjau Kesiapan Kenormalan Baru di program Selamat Pagi Indonesia.

Informasi ini termasuk kategori false context (konteks keliru) karena memuat pernyataan, foto, atau video yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta. (X-15)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio

Polri Telah Periksa 30 Saksi dalam Kasus Joko Tjandra

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 19:09 WIB
Saksi-saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangannya ialah saksi yang terlibat langsung, dan mendengar proses pembuatan surat jalan Joko...
MI/ Seno

Mahfud: Oligarki Picu Munculnya Kebijakan Koruptif

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 18:51 WIB
Akibatnya, banyak kebijakan yang muncul bernuansa koruptif yang hanya mengedepankan demokrasi prosedural...
Antara/Indrianto Eko Suwarso

KPK Eksekusi Penyuap Bupati Sidoarjo ke LP Surabaya

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 18:42 WIB
"KPK melakukan eksekusi dengan cara memasukkan Ibnu Ghopur ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya di Porong untuk menjalani pidana...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya