Selasa 02 Juni 2020, 09:20 WIB

Sejak 27 Mei, Polisi Tindak 18.708 Kendaraan Tanpa SIKM

Tri Subarkah | Megapolitan
Sejak 27 Mei, Polisi Tindak 18.708 Kendaraan Tanpa SIKM

MI/Andri Widiyanto
Petugas memeriksa surat tugas dan surat izin keluar masuk (SIKM) saat penyekatan arus balik Lebaran di Km 47 Tol Jakarta-Cikampek

 

SEBANYAK 18.708 kendaraan ditindak karena hendak keluar masuk wilayah DKI Jakarta. Angka tersebut dicatat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya selama periode Rabu (27/5) hingga Senin (1/6) kemarin.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan belasan ribu kendaraan itu ditindak karena pengendara tidak mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM).

"Mereka harus putar balik karena pengendara tidak dapat menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta," kata Yusri melalui keterangan tertulis yang Media Indonesia terima, Selasa (2/6).

Yusri menjelaskan penindakan terhadap belasan ribu kendaraan itu dilakukan di 20 titik pos pemeriksaan. Sembilan pos berada di dalam Jakarta. Pos-pos pemeriksaan SIKM di Jakarta merupakan penyekatan lapis pertama. Sedangkan sisanya tersebar di daerah penyangga Jakarta.

"11 pos pemeriksaan SIKM yang didirikan di wilayah perbatasan dengan Jakarta yang merupakan akses utama kendaraan dari daerah ke Jakarta, yakni di wilayah Kabupaten Bogor (4 titik), Kabupaten Bekasi (4 titik), dan Kabupaten Tangerang (3 titik), merupakan penyekatan lapis kedua," terang Yusri.

Baca juga: Tak Kantongi SIKM, Polisi Tindak 3.637 Kendaraan

Dalam kurun waktu enam hari, sebanyak 3.867 kendaraan ditindak di dalam Jakarta. Sementara itu, penindakan di daerah perbatasan mencapai angka 14.841 unit. Artinya, sampai hari Senin kemarin petugas di lapangan telah menindak 18.708 kendaraan.

"Pengendara yang melewati pos pemeriksaan SIKM di luar wilayah DKI Jakarta terbanyak di Kabupaten Tangerang, yaitu sebanyak 7.571 kendaraan," papar Yusri.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor ada 2.779 kendaraan yang ditindak karena pengendara tidak mengantongi SIKM. Sedangkan di Kabupaten Bekasi tercatat ada 2.423 kendaraan.

Yusri mengatakan ada dua jenis penindakan yang dilakukan petugas di lapangan terhadap pengendara yang tidak memiliki SIKM. Pertama, kendaraan akan diminta putar balik dan tidak boleh masuk ke wilayah Jakarta. Kedua, penumpang di dalam kendaraan harus dikarantina selama 14 hari di tempat yang disediakan pemerintah.

Diketahui, penerbitan izin SIKM telah diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.(OL-5)

Baca Juga

Dok MI

Polisi Periksa Rekan Kerja dan Kawan Yodi Prabowo

👤Jufriansyah 🕔Jumat 10 Juli 2020, 22:59 WIB
"Tadi autopsi sudah selesai hasil nanti dikirim, nanti kita lihat perkembangannya," kata...
MI/ Andri Widiyanto

Netizen Bela Kualitas Bus Listrik Transjakarta dari Tiongkok

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 10 Juli 2020, 22:33 WIB
"Sayang sekali ada yang menyudutkan TJ soal bus dari China. Bos, produksi Bus Listrik di Dunia itu 99% saat ini memang datangnya dari...
Antara

Pelayanan Publik di DKI Diminta Tetap Prima Saat Pandemi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 10 Juli 2020, 21:07 WIB
Pelayanan yang diberikan kepada warga adalah pelayanan terintegrasi, terkoordinasi, cepat, dan tanpa ada pungutan-pungutan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya