Selasa 02 Juni 2020, 08:40 WIB

Tanjung Kajuwulu Dipersiapkan Jadi Lokasi Karantina Pekerja

Gabriel Langga | Nusantara
Tanjung Kajuwulu Dipersiapkan Jadi Lokasi Karantina Pekerja

MI/Gabriel Langga
Lokasi wisata Tanjung Kajuwulu yang berada di Desa Magepanda, Kabupaten Sikka, NTT sebagai tempat karantina bagi pekerja migran.

 

PEKERJA Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri akan dipulangkan ke tanah air dalam waktu dekat. Untuk menyambut kedatangan pekerja migran ke kampung halamannya, Pemerintah Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur berencana memanfaatkan lokasi wisata Tanjung Kajuwulu yang berada di Desa Magepanda sebagai tempat karantina bagi pekerja migran.

Camat Magepanda, Pedroz Rodriques kepada mediaindonesia.com, Selasa (2/6) mengatakan, upaya memutus rantai penyebaran virus korona, pihaknya akan memanfaatkan Tanjung Kajuwulu yang selama ini menjadi tempat wisata masyarakat Sikka sebagai lokasi karantina para pekerja migran.

"Ada informasi ada 5.000 pekerja migran asal NTT akan dipulangkan ke kampung halamannya. Kalau memang ada pekerja migran dari Kecamatan Magepanda, maka kita akan karantina mereka selama 14 hari di Tanjung Kajuwulu," ujar Camat Magepanda.

Ia menyebut, lokasi karantina ini memiliki dua bangunan permanen yang bisa menampung sekitar 10 orang pekerja migran. Apabila pekerja migran asal Magepanda melebihi kapasitas dari 10 orang, maka pihaknya akan menggunakan beberapa bangunan lopo untuk dijadikan tempat penginapan para pekerja migran itu.

"Kalau pekerja migrannya banyak berati lopo-lopo di sekitar Tanjung Kajuwulu baik yang ada diatas maupun dibawah akan kita tutup untuk
dijadikan penginapan bagi mereka," tandas Camat Magepanda.

Dirinya mengaku lokasi karantina yang disiapkan, diperuntukkan bagi pekerja migran asal Magepanda. 

"Semua fasilitas seperti listrik dan air telah kita siapkan," terang dia.

baca juga: 21 ASN Disuruh Pulang Karena Tidak Punya Surat Bebas Covid-19

Menurut dia, tempat wisata Tanjung Kajuwulu ini dipersiapkan sebagai tempat karantina karena jauh dari pemukiman warga. Sebelumnya, tempat tersebut pernah dijadikan lokasi karantina bagi pelaku perjalanan asal Desa Magepanda yang berasal dari daerah terpapar covid-19

"Lokasi karantina ini adalah objek wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka. Akan tetapi di masa pandemi ini kita meminta izin untuk di manfaatkan sebagai lokasi karantina bagi warga Magepanda," papar Pedroz.  (OL-3)
 

Baca Juga

Dok Unhas

19 Reaktif Rapid Test, Dosen Unhas Langsung Swab Test

👤Lina Herlina 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 06:14 WIB
Selama tiga hari kegiatan rapid test, seribu lebih dosen ikut...
dprd.samarindakota.go.id

Usai Olahraga, Ketua DPRD Samarinda Meninggal Dunia

👤Rudi Agung 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 05:42 WIB
Almarhum sempat menjalani perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (10/7)...
solmi jambi

Budi Daya Kompos Cegah Kebakaran

👤 (SL/DW/LD/N-2) 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 05:05 WIB
SATU lagi upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan di Jambi. Di Tanjungjabung Barat, Kapolres Ajun Komisaris Besar Guntur Saputro...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya