Selasa 02 Juni 2020, 08:01 WIB

Covid-19: Spanyol Laporkan Nol Kematian Baru, 71 Infeksi

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Covid-19: Spanyol Laporkan Nol Kematian Baru, 71 Infeksi

AFP/GABRIEL BOUYS
Seorang pria memeriksa apakah sebuah toko pakaian akan terbuka karena pintu rana logam setengah tertutup pada 1 Juni 2020 di Madrid, Spanyol

 

SPANYOL tidak mencatat kematian harian dan melaporkan jumlah infeksi virus korona baru (covid-19) terendah sejak awal Maret, Senin (1/6). ‘Negeri Matador’ melaporkan hanya 71 kasus covid-19 baru sejak Minggu.

Kementerian Kesehatan juga tidak melaporkan kematian baru, dengan total 27.127 kematian.

Tetapi datanya kontroversial. Pekan lalu, Spanyol mengubah cara melaporkan angka, memangkas angka kematian hampir 2.000 dari hampir 29.000 minggu sebelumnya, dan kementerian mengatakan masih mengulangi angka sebelumnya.

Para ahli memperkirakan jumlah korban jiwa bisa meningkat secara signifikan pada Rabu depan.

Kiko Llaneras, analis data untuk harian terkemuka Spanyol El Pais, menyebut data resmi baru itu membingungkan, mengklaim bias pemerintah karena tidak melaporkan angka-angkanya.

"Data hari ini (Senin) tidak berarti tidak ada yang meninggal karena covid-19 kemarin," ujarnya di Twitter.

Baca juga: Filipina Perlonggar Lockdown di Manila

Menurut kementerian, sejauh ini 239.639 orang telah terinfeksi di negara itu--dan 2.760 kasus telah didiagnosis pada minggu menjelang Senin. Hampir 124.000 orang telah dirawat di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan tidak lagi menyediakan data tentang berapa banyak orang yang pulih. Demikian pula, tingkat reproduksi lokal virus (R0) belum diperbarui sejak 22 Mei.

Sekitar 70% dari populasi Spanyol pada Senin memasuki fase dua dari program deeskalasi. Restoran, bioskop, dan ruang tertutup lainnya dapat dibuka dengan kapasitas terbatas.

Namun Madrid dan Barcelona tetap berada di fase satu, di mana kafe trotoar, tempat ibadah, dan toko-toko kecil dapat beroperasi.

Empat pulau Spanyol juga pindah ke fase tiga pada Senin, yang memungkinkan kolam renang dan pusat olahraga untuk beroperasi pada kapasitas berkurang.

Pada Senin (1/6), menteri transportasi negara itu mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk memungkinkan mobilitas di dalam wilayah yang berada dalam fase tiga. Saat ini, semua orang di Spanyol, bahkan jika dalam fase tiga, harus tetap berada di provinsi mereka. (AA/A-2)

 

 

Baca Juga

medcom.id

5 Orang Tewas dalam Insiden Serangan di Gereja Afrika Selatan

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 12 Juli 2020, 06:50 WIB
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Ditemukan lebih dari 34 senjata api termasuk 5 senapan, 16 senjata lainnya dan 13 pistol di...
AFP/OZAN KOS

Kekhawatiran yang Terbukti tentang Hagia Sophia

👤Usman Kansong/X-8 🕔Minggu 12 Juli 2020, 04:32 WIB
Kekhawatiran itu terbukti. Erdogan dalam pidato yang disiarkan ke seluruh negeri mengatakan salat Jumat pertama dilaksanakan di Hagia...
AFP/Niroj Chaoulagain

Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 23 Orang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 19:53 WIB
Hujan intensitas tinggi juga menyebabkan tanah longsor di sejumlah wilayah. Luapan Sungai Koshi semakin memperparah dampak banjir. Alhasil,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya