Selasa 02 Juni 2020, 07:25 WIB

Pasien Positif Covid-19 di NTB Bertambah 18 Orang

Antara | Nusantara
Pasien Positif Covid-19 di NTB Bertambah 18 Orang

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Direktur Laboratorium Hepatika Bumi Gora Mulyanto mengawasi pembuatan prototipe alat rapid test RI-GHA COVID-19 di NTB

 

KETUA Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi, menyampaikan adanya penambahan pasien positif baru di wilayahnya sebanyak 18 orang. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 125 sampel pasien di empat laboratorium, yakni PCR RSUD Provinsi NTB, TCM RSUD Kota Mataram dan TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir serta Genetik Sumbawa Technopark. Selain 18 kasus baru, hasil pemeriksaan juga menunjukkan sebanyak 103 sampel negatif dan empat sampel positif ulangan.

"Terbanyak itu terjadi di Kabupaten Lombok Tengah delapan orang, kota Mataram lima orang, dua orang dari Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Timur satu orang, dan Lombok Barat juga satu orang serta satu orang lagi asal luar provinsi, sehingga totalnya 18 orang," ujarnya di Mataram, Selasa (2/6).

Sekda NTB ini mengungkapkan, selain pasien positif baru covid-19 terdapat dua orang pasien yang dirawat karena virus korona baru ini meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai tata laksana yang ditetapkan.

Dua pasien itu, sebut Gita, pasien nomor 561 inisial H, laki-laki usia 66 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan pasien nomor 669 inisial J, perempuan usia 62 tahun warga Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
  
"Dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, tidak ada tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif covid-19 di NTB menjadi sebanyak 670 orang, dengan perincian 292 orang sudah sembuh, 13 meninggal dunia, serta 365 orang masih positif dan dalam keadaan baik," jelasnya.

Baca juga: Pemprov NTB Terapkan Berbagai Strategi Putus Mata Rantai Korona

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact&tracing terhadap semua yang pernah berhubungan dengan yang terkonfirmasi positif.

"Penting untuk kita pahami bersama, dengan disiplin menerapkan seluruh protokol pencegahan covid-19 serta mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah maka sangat kecil kemungkinannya terpapar wabah ini," pungkasnya.

Selain itu, terhadap tiga kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap covid-19, khususnya kelompok usia bayi dan balita, Gita berharap kepada orang tua untuk lebih perhatian terhadap kesehatan bayi dan balitanya serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Mohammad Ayudha

Puluhan Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Reaktif Covid-19

👤Haryanto 🕔Minggu 12 Juli 2020, 03:40 WIB
Selain memperketat tracing kontak, RSUD Moewardi Solo juga mengurangi karyawan non medis sebanyak 50 persen serta mengurangi jumlah...
ANTARA

Pemkot Medan Perkuat Manajemen Aset Daerah

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 12 Juli 2020, 03:05 WIB
Hingga saat ini pun masih ada beberapa aset-aset Pemkot Medan yang sedang berperkara di pengadilan dan dikuasai oleh pihak...
ANTARA/Bayu Pratama S

70% Kasus Positif Korona di Kalsel Terjadi di Lima Kabupaten/Kota

👤Denny S 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 23:10 WIB
Total kasus positif virus korona dari lima daerah dari 13 kabupaten/kota di Kalsel ini mencapai lebih 70 persen total kasus yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya