Senin 01 Juni 2020, 21:28 WIB

Ketua Gugus Tugas: Protokol Kesehatan Harga Mati Saat New Normal

Ihfa Firdausya | Humaniora
Ketua Gugus Tugas: Protokol Kesehatan Harga Mati Saat New Normal

Sketsa MI
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo

 

KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan bahwa protokol masyarakat produktif dan aman covid-19 harus melalui beberapa tahapan. Doni juga berujar selama pandemi masih berlangsung, protokol kesehatan adalah harga mati.

"Protokol kesehatan adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar,” katanya dalam sebuah webinar dengan para pemimpin media massa, Minggu (31/5).

Ia menjelaskan protokol kesehatan tetap harus dijaga dalam tahapan-tahapan menuju masyarakat produktif.

Dalam pemaparannya, Doni menjelaskan kondisi-kondisi yang harus dipenuhi seperti pra-kondisi yang meliputi sosialisasi, kajian dan riset, survei perubahan perilaku dan efektivitas UU Kekarantinaan. Selanjutnya adalah timing, prioritas, koordinasi pusat dan daerah, serta monitoring dan evaluasi.

Pada tahap I, yang akan dilakukan adalah pengurangan pembatasan kabupaten/kota yang memiliki klasifikasi biru (belum ada kasus) dan hijau (risiko rendah). Prasyarat pada tahap ini antara lain kesiapan daerah dan masyarakatnya itu sendiri.

Di tahap II, pengurangan pembatasan dilakukan pada sektor pertambangan dan perkembunan serta sektor lain dengan risiko kecil. Protokol kesehatan pun tetap dijalankan dengan ketat.

Selanjutnya di tahap III adalah memilih provinsi sesuai kriteria WHO untuk menjalankan new normal. Syaratnya antara lain dukungan kepala daerah, protokol kesehatan yang ketat, dan sanksi berat bagi pelanggar.

Pada tahap IV akan dilakukan penerapan new normal di lokasi wisata. Syaratnya antara lain tersedianya tenaga medis setiap saat dan membangun sistem IT dalam rangka tracing.

Tahap terakhir adalah penerapan new normal di bidang pendidikan. Selain dukungan kepala daerah dan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat, konsultasi dengan orang tua murid juga jadi persyaratan. Selain itu harus tersedia tenaga medis setiap saat. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Mohamad Hamzah

Anak di Wilayah Bencana Rentan Alami Eksploitasi dan Trafficking

👤Ihfa Firdausya 🕔Rabu 08 Juli 2020, 08:30 WIB
Mereka rentan mengalami kekerasan, eksploitasi, bahkan menjadi korban perdagangan orang...
Medcom

Anak Rentan jadi Korban Kekerasan di Masa Pandemi Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 08 Juli 2020, 08:26 WIB
Pada situasi bencana, anak rentan mengalami dua jenis eksploitasi yaitu eksplotasi ekonomi dan eksploitasi...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Pakar: Belajar Daring akan Membebani Guru

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Juli 2020, 08:21 WIB
Pakar Pendidikan Doni Koesoema mengatakan jika semua metode belajar menggunakan sistem daring makan bisa menyebabkan kemunduran kualitas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya