Senin 01 Juni 2020, 20:56 WIB

Turki Mulai Izinkan Penerbangan dan Bisnis

Antara | Internasional
Turki Mulai Izinkan Penerbangan dan Bisnis

AFP/Ozan Kose
Seekor kucing berdiri di tengah kawasan pertokoan Istanbul, Turki, yang sepi akibat pandemi covid-19.

 

TURKI mengizinkan pelaksanaan kembali penerbangan dan perjalanan darat antara kota-kota besar serta pembukaan kembali Grand Bazaar di Istanbul, juga kafe dan restoran pada Senin (1/6).

Pengeluaran izin tersebut merupakan langkah besar yang diambil pemerintah negara itu untuk melonggarkan aturan pembatasan,  yang sebelumnya diberlakukan guna menangani pandemi virus korona.

Menteri Transportasi Turki Adil Karaismailoglu berusaha meyakinkan kembali para penumpang, dalam sebuah upacara yang menandai penerbangan reguler pertama dari Istanbul ke Ibu Kota Ankara dalam dua bulan terakhir.

"Kita memasuki periode perjalanan yang berfokus pada isolasi, mulai dari pintu masuk hingga keluar dari bandara," kata Karaismailoglu dalam televisi. Ia menambahkan bahwa enam bandara domestik telah memenuhi standar kebersihan dan keselamatan.

Penerbangan internasional diperkirakan dapat kembali beroperasi pekan depan. Saham bandara dan maskapai Turki, termasuk Turkish Airlines, naik.

Tingkat lalu lintas melonjak di pusat komersial Istanbul, dengan banyak warga Turki kembali bekerja saat pemerintah berusaha menghidupkan kembali ekonomi yang terpukul oleh pandemi.

Karyawan kantor pemerintah dan fasilitas publik bergabung dengan pekerja pabrik yang mulai kembali bekerja bulan lalu.

Dengan memakai masker, para pemilik toko membuka dan membersihkan toko-toko mereka di Grand Bazaar, yang dilaporkan media sebagai salah satu tempat penyebaran virus pada Maret. Pasar yang menjadi destinasi wisata utama Istanbul itu ditutup lebih dari dua bulan.

Pemerintahan Presiden Turki Tayyip Erdogan secara perlahan telah mencabut beberapa pembatasan. Sementara itu, otoritas setempat menyatakan wabah telah dikendalikan.

Penyakit Covid-19 telah menyebabkan sedikitnya 4.500 meninggal dan menginfeksi lebih dari 160.000 orang di Turki, meskipun kasus harian dan kematian menurun drastis.

Taman, pusat kebugaran, pantai, perpustakaan, dan museum juga telah dibuka, termasuk di Istanbul, pusat penyebaran wabah di Turki.

Aktivitas ekonomi mulai menurun sejak Maret dan tidak jelas seberapa parah sektor pariwisata utama Turki akan menderita musim panas ini. Beberapa provinsi, termasuk Istanbul, masih dikenai penguncian setiap akhir pekan. (OL-12)

Baca Juga

AFP

Ribuan Demonstran Tuntut Presiden Mali Mundur

👤MI 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:15 WIB
PROTES menuntut Presiden Ibrahim Boubacar Keita di Mali untuk mundur dari jabatannya terus...
AFP

Serangan Gereja Afsel, 5 Orang Tewas setelah 200 Orang Disandera

👤MI 🕔Senin 13 Juli 2020, 00:55 WIB
LIMA orang tewas setelah penyerang menyerbu sebuah gereja di Afrika...
medcom.id

Terdapat 15 Kasus Baru Covid-19 Impor di Kamboja

👤Antara 🕔Senin 13 Juli 2020, 00:45 WIB
Semua kasus baru berkaitan dengan pria-pria Kamboja berusia 21-33 tahun. Mereka semua baru pulang dari Arab Saudi pada Jumat (10/7) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya