Senin 01 Juni 2020, 20:44 WIB

Dokter Italia: Virus Korona Jauh Lebih tidak Mematikan

Antara | Internasional
Dokter Italia: Virus Korona Jauh Lebih tidak Mematikan

AFP/ Handout / National Institutes of Health
Foto ilustrasi virus korona

 

VIRUS korona baru telah kehilangan potensinya dan menjadi jauh lebih tidak mematikan, kata seorang dokter senior Italia sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (31/5) waktu setempat.

"Pada kenyataannya, virus ini secara klinis tidak lagi ada di Italia," kata Alberto Zangrillo, kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara Lombardy, yang telah menanggung beban tertular virus korona Italia.

"Swab yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif yang benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan lalu," katanya kepada televisi RAI.

Italia memiliki angka kematian tertinggi ketiga di dunia akibat COVID-19, dengan 33.415 orang meninggal sejak wabah itu terungkap 21 Februari. Negara ini memiliki jumlah kasus global keenam tertinggi di 233.019.

Namun, infeksi baru dan kematian telah menurun secara drastis di bulan Mei dan negara itu sedang membuka beberapa pembatasan karantina paling kaku yang diterapkan di mana pun di benua itu.

Zangrillo mengatakan beberapa ahli terlalu khawatir tentang prospek gelombang kedua infeksi dan politisi perlu memperhitungkan kenyataan baru. "Kita harus kembali menjadi negara normal," katanya.

Pemerintah setempat mendesak kehati-hatian, mengatakan terlalu dini untuk mengklaim kemenangan. "Menunggu bukti ilmiah untuk mendukung tesis bahwa virus telah hilang. Saya akan mengundang mereka yang mengatakan mereka yakin tidak akan membingungkan orang Italia," Sandra Zampa, seorang wakil menteri di kementerian kesehatan, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Kita seharusnya meminta orang Italia untuk menjaga kewaspadaan maksimum, menjaga jarak fisik, menghindari kelompok besar, sering mencuci tangan dan memakai masker."

Seorang dokter kedua dari Italia utara mengatakan kepada kantor berita nasional ANSA bahwa ia juga melihat virus korona melemah. "Kekuatan yang dimiliki virus dua bulan lalu bukanlah kekuatan yang sama dengan yang dimilikinya saat ini," kata Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di rumah sakit San Martino di kota Genoa. (OL-12)

Baca Juga

Ant

Hari Ini Kroasia Gelar Pemilu

👤Antara 🕔Minggu 05 Juli 2020, 15:20 WIB
WARGA Kroasia akan memilih pemerintah baru lewat pemilihan umum yang digelar Minggu, (5/7) di tengah tingginya kasus Covid-19 dan anjloknya...
DOK.MI

Kepala Polisi Perbatasan Israel Terinfeksi Korona

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 Juli 2020, 15:12 WIB
Shabtai berpartisipasi pada Kamis lalu dalam upacara peringatan bagi tentara Israel yang tewas dalam Operation of Protective Edge di...
AFP

Jumlah Kematian Covid-19 Meksiko Terbanyak Kelima di Dunia

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 Juli 2020, 14:20 WIB
TERCATAT Jumlah kematian terkait virus korona (covid-19) di Meksiko naik menjadi 30.366, Sabtu (4/7). Angka itu membuat Meksiko menggeser...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya