Senin 01 Juni 2020, 18:50 WIB

Laporan Gratifikasi Lebaran ke KPK Tahun ini Capai Rp62,8 Juta

Laporan Gratifikasi Lebaran ke KPK Tahun ini Capai Rp62,8 Juta

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Jumat (29/5) menerima 58 laporan penerimaan gratifikasi terkait dengan Lebaran 2020 dengan total Rp62,8 Juta.

"Pelaporan tersebut berasal dari 10 kementerian/lembaga sebanyak 28 laporan, tiga pemerintah provinsi dan sembilan pemerintah kabupaten/kota sebanyak 22 laporan, dan lima BUMN/D dengan total delapan laporan," kata Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding melalui keterangannya di Jakarta, hari ini.

Ipi mengungkapkan barang gratifikasi masih berkisar pada parsel makanan, barang pecah belah, voucher, dan uang dengan nilai laporan terendah Rp50 ribu hingga Rp10 juta.

"Tujuan pemberian dimaksudkan sebagai tambahan uang dalam menyambut bulan suci Ramadan, Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri, hingga ucapan terima kasih karena telah menggunakan produk tertentu," tuturnya.

Medium pelaporan yang paling banyak digunakan, kata dia, adalah melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) individu sebanyak 36 laporan. Selanjutnya, GOL unit pengelola gratifikasi (UPG) berjumlah 14 laporan dan surat elektronik baik yang disampaikan oleh individu maupun melalui UPG sebanyak delapan laporan.

KPK, lanjut dia, mengimbau kepada pegawai negeri dan penyelenggara negara yang menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, khususnya terkait momen Ramadan dan Idulfitri agar segera melaporkan kepada KPK.

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan penerimaan gratifikasi tersebut harus dilaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi.

"Pejabat yang melaporkan penerimaan gratifikasi terbebas dari ancaman pidana sebagaimana Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, yaitu berupa pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar," kata Ipi.(OL-4)

Baca Juga

 Archie Bhadrika / AFP

Polisi Tak Temukan Gelagat Aneh Sebelum Camille Gantung Diri

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 14 Juli 2020, 12:50 WIB
Menurut Wakil Direktur Tahanan dan Barang Bukti PMJ Kompol Ervin, tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan saat polisi menggiring Camille...
antara

Wapres Berharap vaksin Covid-19 Ada Pertengahan 2021

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 12:45 WIB
Dengan banyaknya penelitian obat dan vaksin covid belakangan. Wapres berharap segara ditemukan vaksin guna mengakhiri...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Wapres: Tokoh Agama bisa Bantu Keberhasilan AKB

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 14 Juli 2020, 12:25 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak tokoh agama untuk mengingatkan seluruh pihak agar patuh dan konsisten menjalankan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya