Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Moskow Longgarkan Lockdown

mediaindonesia.com | Internasional
Kasus Covid-19 Turun, Moskow Longgarkan Lockdown

AFP/Kirill Kudryavtsev
Situasi Lapangan Merah di wilayah Moskow, Rusia, saat diguyur hujan.

 

UNTUK pertama kalinya, warga Moskow dapat meninggalkan rumah dalam sembilan pekan terakhir. Pada Senin (1/6) waktu setempat, mereka dapat keluar untuk berjalan-jalan seiring pelonggaran karantina wilayah (lockdown).

Pekan lalu, Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, menyatakan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahwa pihaknya akan melonggarkan beberapa aturan lockdown di Ibu Kota Negara. Sejumlah pertokoan di wilayah dengan populasi 12,7 juta orang, dapat kembali beroperasi.

Baca juga: Setelah PM, Menteri Pembangunan Rusia Dinyatakan Positif Covid-19

Pertokoan di Moskow terpaksa ditutup akibat kebijakan lockdown pada akhir Maret. Begitu juga dengan dealer mobil, jasa layanan cuci pakaian, toko reparasi sepatu dan toko buku.

Warga akan diizinkan berjalan-jalan tiga kali seminggu pada hari tertentu, sesuai dengan alamat tempat tinggal. Mereka juga dapat berolahraga ringan di luar ruangan, namun hanya sekitar pukul 05.00-09.00 pagi waktu setempat.

Pusat perbelanjaan dan sebagian besar taman, yang sempat ditutup selama berminggu-minggu, juga dibuka mulai Senin ini. Akan tetapi, taman bermain anak-anak dan fasilitas olahraga yang terletak di dalam ruangan akan tetap tutup.

Baca juga: Jepang Pertimbangkan Izin Masuk Bagi Warga Asing

Otoritas setempat melaporkan ribuan kasus covid-19 setiap hari di 11 wilayah Rusia. Namun, tingkat infeksi menurun tajam dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu waktu setempat, Moskor melaporkan 2.595 kasus positif baru. Sebelumnya, peningkatan infeksi harian bisa mencapai lebih dari 6.000 kasus.

Putin memperingatkan risiko gelombang kedua covid-19 pada musim gugur. Akan tetapi, dia menekankan situasi secara keseluruhan telah stabil. Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Rusia sudah melampaui 400 ribu orang. Angka itu tertinggi ketiga di dunia.(Ant/OL-11)

 

Baca Juga

AFP/GREG BAKER

Beijing: Penelusuran Asal Virus Covid Harus Lampaui Banyak Negara

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 14 Juli 2020, 11:35 WIB
Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa penularan asal virus yang menyebabkan pandemi global covid-19 saat ini harus melampaui...
AFP/Ozan KOSE

Moskow Sesalkan Keputusan Turki Soal Hagia Sophia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 14 Juli 2020, 11:12 WIB
Hagia Sophia, bulan ini, akan dibuka kembali sebagai masjid, setelah selama sembilan dekade berstatus...
AFP/Frederic J BROWN

WHO: AS Masih Jadi Pusat Infeksi Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 14 Juli 2020, 10:47 WIB
Johns Hopkins University yang berbasis di Amerika Serikat (AS) telah melaporkan 61.352 kasus baru dan 685 kematian terkait virus lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya