Rabu 02 Maret 2016, 07:25 WIB

Wali Kota Diminta Inventarisasi Lahan Hijau

Ssr/Wan/Sri/Put/X-13 | Megapolitan
Wali Kota Diminta Inventarisasi Lahan Hijau

MI/GALIH PRADIPTA

 

WALI kota di lima wilayah DKI Jakarta diminta menginventarisasi semua lahan hijau yang diduduki warga. Bila lahan hijau itu bisa diambil alih pemprov, ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta menjadi 33%.

"Saya sudah instruksikan para wali kota untuk menginventarisasi lahan hijau," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Selasa (1/3).

Berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Perkotaan DKI Jakarta, luas RTH di DKI Jakarta tercatat 27 kilometer persegi yang terdiri dari taman air, taman rekreasi, taman kota, dan taman interaktif. Peraturan Mendagri No 39 Tahun 2015 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan menyebutkan luas Provinsi DKI Jakarta 664,01 kilometer persegi. Sebagai catatan, Jakarta Barat dengan luas wilayah 127,11 kilometer persegi hanya memiliki RTH 2,0129 kilometer persegi. Setelah melihat kenyataan bahwa RTH di Jakarta semakin berkurang, Ahok menegaskan pihaknya akan mengambil paksa lahan hijau yang diduduki warga.

Kemarin, Camat Penjaringan, Jakarta Utara, Abdul Khalit bersama Satpol PP di wilayahnya mulai menggusur permukiman liar di kolong jembatan Tol Pluit-Tomang. Berbeda dengan penertiban di Kalijodo, penggusuran kawasan itu tidak menggunakan surat peringatan.

"Kami sudah beri imbauan kemarin. Secepatnya warga harus pindah, Kamis (3/3) harus sudah clear," kata Abdul. Ahok sempat geram ketika mengetahui kawasan yang pernah ditertibkan pada September 2015 itu kembali diduduki warga pendatang.

Meski begitu, mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan, untuk warga yang digusur dari kolong jembatan Tol Pluit, sudah pasti disiapkan rumah susun. Saat ini, menurut Ahok, masih ada 650 unit rusun yang masih kosong di Rusunawa Marunda dan Pulogebang.

Sementara itu, di kawasan Kalijodo kemarin puluhan pemulung asyik memotong puing-puing besi di tengah reruntuhan sisa bangunan. Namun, karena akses di kawasan itu masih dibatasi garis polisi, para pemulung masuk ke area penggusuran dengan menyeberang dari Kali Angke.

Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menanami lahan seluas 1,5 hektare di kawasan Kalijodo itu dengan tanaman produktif. "Kebetulan di Jakbar paling cocok ditanami pohon mangga. Kita sudah lakukan penelitian," kata Kasudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat Renova Ida Siahaan.

Baca Juga

MI/Susanto

Polisi Akan Tes Rambut Dwi Sasono

👤Tri Subarkah 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Polisi membuka kemungkinan untuk melakukan pengecekan rambut dan darah terhadap aktor Dwi Sasono, 40, tersangka penyalahgunaan narkoba...
Antara/Yulius Satria Wijaya

DPRD DKI Tuding Pemerintah Tidak Jelas dalam Pembukaan Sekolah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:30 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menyebut tidak ada ketegasan dari pemerintah perihal pembukaan sekolah untuk ajaran baru...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Soal Kepastian Buka, Pengelola Mal Tunggu Ketetapan Pemerintah

👤Yakub Pryatama 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:23 WIB
“Untuk mal FX Sudirman, kita akan kembali buka sesuai dengan peraturan atau anjuran resmi dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya