Minggu 31 Mei 2020, 23:05 WIB

Spanyol Berencana Perpanjang Karantina Hingga 21 Juni

Antara | Internasional
Spanyol Berencana Perpanjang Karantina Hingga 21 Juni

FP/JAIME REINA
etani yang jadi relawan di Sant Jordi, pulau Balearic Mallorca memakai traktornya untuk menyemprot disinfektan pada 10 April.

 

PERDANA Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Minggu (31/5) mengatakan ia akan meminta parlemen menyetujui perpanjangan masa karantina di bawah status darurat sampai dua minggu dan setelah itu pemerintah tidak akan lagi membatasi pergerakan masyarakat, demikian isi berita koran El Pais.

PM Sanchez melalui pertemuan virtual menyampaikan ke para kepala daerah bahwa langkahnya itu akan jadi karantina wilayah terakhir yang diberlakukan di Spanyol mengingat jumlah pasien positif telah turun drastis.

Korban jiwa akibat Covid-19 di Spanyol bertambah empat orang, Sabtu (30/5), sehingga totalnya jadi 27.125 jiwa, kata Kementerian Kesehatan. Angka itu menunjukkan korban jiwa harian di Spanyol turun tajam, khususnya setelah pemerintah berhasil menanggulangi dampak pandemi.

Sementara itu, jumlah pasien positif bertambah 271 orang dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya sebanyak 239.228 orang per Sabtu.

Spanyol menetapkan status darurat pada 14 Maret, menyebabkan warga hanya dapat ke luar rumah untuk membeli makanan, berobat, dan bekerja apabila mereka tidak dapat melakukannya dari rumah. Anak-anak mulanya diwajibkan tetap dalam rumah sepanjang hari. Namun saat ini, pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan secara bertahap.

Meskipun perpanjangan karantina terakhir kali mendapat perlawanan dari partai sayap kanan dan unjuk rasa masyarakat, Sanchez justru bekerja sama dengan partai separatis Katalan, Esquerra Republicana de Catalunya (ERC).

Kerja sama itu diyakini menjamin mengamankan rencananya saat sidang di parlemen.

ERC, yang dipimpin oleh 13 deputi, pada Sabtu, membenarkan pihaknya akan abstain saat pemungutan suara berlangsung, kata seorang anggota partai senior. Dengan demikian, pemerintah yang berkoalisi dengan partai sayap kiri dapat mengesahkan usulan perpanjangan masa karantina.

Lewat pernyataan tertulisnya, ERC memutuskan abstain "karena perpanjangan itu akan jadi yang terakhir selama masa darurat berlangsung". (OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Fabrice COFFRINI

AS Dukung WHO Cari Sumber Covid-19 di Tiongkok

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 10:37 WIB
Pada Jumat (10/7) pagi, seorang pakar epidemiologi dan kedokteran hewan dari WHO bertolak ke Tiongkok untuk mencari dan mengidentifikasi...
AFP/Ozan KOSE

UNESCO Tinjau Alih Fungsi Hagia Sophia

👤Antara 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 09:49 WIB
Tiap negara perlu memberi tahu UNESCO jika membuat perubahan status pada bangunan situs warisan...
AFP/CHARLY TRIBALLEAU

Cuaca Ekstrem, Sektor Pertanian Jepang Rugi 110 Juta Dolar AS

👤Indrastuti 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 09:45 WIB
Total kerugian industri akibat banjir dan tanah longsor diperkirakan melebihi 11,7 miliar yen atau sekitar 110 juta dolar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya