Minggu 31 Mei 2020, 16:27 WIB

Ganjar Siap Antarkan Staf yang Korupsi saat Penanganan Covid-19

Haryanto Mega | Nusantara
Ganjar Siap Antarkan Staf yang Korupsi saat Penanganan Covid-19

MI/Haryanto Mega
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

 

GUBERNUR   Jawa Tengah, Ganjar Pranowo siap menindak tegas jajarannya yang melakukan praktik korupsi di tengah pandemi.

‘’Jika  ditemukan ada pihak yang melakukan korupsi di Jawa Tengah saat penanganan covid-19, maka akan langsung dipecat dan diseret ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),’’ tegas Gubernur  di Semarang, Minggu (31/5).

Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan pandemi untuk mencari kesempatan memperkaya diri sendiri, apalagi ia seorang pemimpin.

"Tidak boleh hari ini ada pemimpin yang mikir duit, apalagi mikir korupsi dan dodolan (jualan). Meski semuanya serba dilonggarkan, jangan sampai kita mengambil kesempatan dalam kesempitan," kata Ganjar.

Ganjar menegaskan bahwa dirinya sangat serius terkait persoalan ini. Ia sudah mengingatkan minimal untuk mereka yang ada di Jawa Tengah, agar selalu menjaga integritas dalam penanganan covid-19.

"Saya kenceng betul soal ini dan saya sudah ingatkan minimal yang ada di Jawa Tengah, kalau ada diantara panjenengan yang korupsi pengadaan, ngemplang, njupuk duit (ambil uang) dan sebagainya, langsung tak pecat terus tak terke ning KPK (langsung saya pecat dan saya antar ke KPK)," tegasnya.

Baca juga :Pasien Sembuh di Banyuwangi Bertambah

Ganjar meminta semua pemimpin daerah mendukung upaya pencegahan ini. Meski kondisi darurat dan  banyak kelonggaran, semua harus dilakukan dengan baik dan dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang ada.

Apalagi lanjut dia, sebagai pemimpin harus bertanggungjwab kepada masyarakat terhadap amanah yang diemban. Ujian paling besar para pemimpin saat ini adalah bertanggungjwab pada masyarakat.

"Ibarat sandal, maka kalau sandal ini diinjak, pemimpin itu ada di bawah sandal ini. Hari ini mereka harus rela mendengar aspirasi dari masyarakat yang paling bawah," tegasnya.

Menurut Ganjar, negara sudah berupaya serius dalam menangani wabah covid-19 ini. Namun, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar semakin siap menghadapi kejadian luar biasa seperti saat ini.

"Kalau ada kurang-kurang sekarang, itu salah dan tanggungjawab saya dan semua pemimpin di negeri ini. Siapapun dia. Ke depan kita harus belajar dari pengalaman ini agar lebih siap," tutupnya.(OL-2)

 

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:32 WIB
Polresta Tasikmalaya telah melimpahkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik yang dilakukan, oleh...
MI/Supardji Rasban

Kekeringan Petani Cabai Brebes Merugi

👤Sipardji Rasban 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:27 WIB
"Sekarang sekali panen cuma dapatnya dalam hitungan kilogram. Ya,paling banyak 10 kilogram sekali panen," ujar Kholidin yang...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Terdampak Covid-19

👤M Taufan SP Bustan 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 17:20 WIB
Pedagang pernak-pernik untuk perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia yang mulai menjamur di jalanan Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sepi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya