Sabtu 30 Mei 2020, 19:25 WIB

Terkumpul Rp600 Juta kurang Rp150 Ribu dari Denda Pelanggar PSBB

Cindy Ang | Megapolitan
Terkumpul Rp600 Juta kurang Rp150 Ribu dari Denda Pelanggar PSBB

MI/ BARY FATHAHILAH
Pelanggar PSBB menyapu jalan

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta telah mengumpulkan hingga Rp 600 juta dari sanksi denda selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Penerapan sanksi berlaku sejak 30 April 2020.

"Kalau bicara denda, denda itu sudah mencapai Rp599.850.000. Perlu diingat kita bukan mengejar denda," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin saat dihubungi, hari ini.

Arifin menuturkan hasil denda tersebut didapat dari penerapan sanksi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 tahun 2020. Sanksi diberikan kepada warga yang tidak mematuhi aturan PSBB.

Aturan yang dimaksud seperti warga tidak memakai masker, warga tetap berkerumun hingga tempat usaha masih beroperasi walau tak masuk 11 sektor diizinkan. Dari sejumlah larangan itu, ada empat jenis tindakan yang diberikan.

"Sanksi teguran tertulis, sanksi denda, sanksi sosial dan penyegelan. Semua sesuai Pergub Nomor 41," kata Arifin.

Dia merinci sebanyak 9.323 orang diberi sanksi teguran tertulis dan 1.138 orang dikenakan denda. Kemudian 14.783 diberi sanksi kerja sosial serta 453 tempat usaha disegel.

"Kalau berdasarkan kategori pelanggarnya, tempat usaha ada 3.748 tempat, pabrik ada 17, kantor 32 dan perorangan ada 10.986," ujar Arifin.

Arifin menekankan seluruh sanksi tersebut hanya untuk memberi efek jera terhadap masyarakat. Dia mengimbau agar warga DKI tetap taat terhadap aturan PSBB demi memutus rantai penyebaran covid-19. (OL-4)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Anies Ragu Tekan Tombol Rem Darurat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 15 Juli 2020, 04:50 WIB
Apalagi, dua hari lalu kasus positif mencapai 404...
ANTARA/IVAN PRAMANA PUTRA

Ponpes Al Golibiah Puncak Bogor Ludes Terbakar

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 00:34 WIB
Dua unit mobil pemadam kebakaran kesulitan mengakses...
Antara/Yulius Satria Wijaya

Ada Kasus Covid-19, Terminal Baranangsiang Akan Tetap Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:54 WIB
Langkah itu diambil pascadilaporkannya orang terkonfirmasi positif Covid-19, termasuk unsur perangkat Terminal Baranangsiang berdasar pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya