Sabtu 30 Mei 2020, 17:45 WIB

Dorong Kesiapan Daerah, Kemendagri Gelar Lomba Inovasi New Normal

Faustinus Nua | Politik dan Hukum
Dorong Kesiapan Daerah, Kemendagri Gelar Lomba Inovasi New Normal

MI/MOHAMAD IRFAN
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

 

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) akan menggelar lomba inovasi daerah dalam penyiapan dan rencana pelaksanaan tatanan normal baru (new normal life) yang produktif dan aman menghadapi covid-19.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengatakan bahwa diadakannya lomba inovasi itu dilatarbelakangi oleh situasi pandemi Covid-19 saat ini. Pandemi telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Baca juga: 2.317 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh

Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan permasalahan serius untuk ditangani secepatnya dan hingga kini masalah itu belum dapat dipastikan kapan selesainya. Sehingga pusat dan daerah harus paralel bangkit bersama menciptakan iklim kondusif.

"Nah, penanganan pandemi Covid-19 menjadi wahana Pemerintah Daerah (Pemda) berinovasi guna menekan penularan, beragam bentuk inovasi perlu dilakukan pada masa pandemi Covid-19," kata Mendagri dalam keterangan resmi, Sabtu (30/5).

Dalam rencana pelaksanaan new normal life, lanjut Tito, membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama antara pemerintah dan stakeholder. Untuk memacu berbagai pemikiran dan kreatifitas pemerintah daerah, Kemendagri merasa perlu untuk menggelar lomba inovasi tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Tujuan digelarnya lomba inovasi ini karena beberapa alasan. Pertama, mendorong gerakan nasional untuk membuat dan melaksanakan protokol Covid-19 dari, oleh dan untuk daerah. Kedua, membuat kehidupan masyarakat yang produktif kembali. Ketiga, membuat kehidupan ekonomi dan aktivitas bisnis. Keempat, prakondisi dalam membuat simulasi secara masif oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten atau Kota. Kelima, menyusun langkah conditioning di lapangan yang belum dilakukan oleh pemangku kepentingan. Keenam, untuk mendapatkan model protokol covid-19 pada 7 sektor. Ketujuh, pencegahan penyebaran covid-19 melalui protokol kesehatan yang dibuat oleh masing masing pemerintah daerah.

Mendagri juga menjelaskan bahwa lomba dengan tema "Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19" tersebut mempunyai dasar hukum. Kata dia, ada beberapa aturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum, antara lain UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, UU No 11 Tahun 2019 Tentang  Sinasiptek, Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2017 Tentang Binwas, PP No 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah, Kepres No 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Bencana Non Alam Covid-19, Permendagri No 104 Tahun 2018 Tentang  Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah.

"Ada 7 sektor dan kriteria dalam lomba, pertama pasar tradisional (pasar tradisional C-19), kedua, pasar modern seperti mall dan minimarket (pasar modern C-19), ketiga, restoran (restoran C-19), keempat, hotel (hotel C-19), kelima, PTSP (PTSP C-19), keenam, tempat wisata (wisata C-19), ketujuh, transportasi umum (transportasi umum C-19)," katanya.

Kriteria penilaian sendiri, kata Mendagri, mencakup dengan kesesuaian protokol covid-19, aplikatif atau replikasi, strong idea atau inovasi itu apakah mengandung  kreativitas baru atau ada kebaharuan dan kolaboratif. Sementara tim penilai terdiri dari Kemendagri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga: Kemenag Siapkan Protokol Kesehatan untuk Pesantren

Akhit bulan Mei ini akan dilakukan sosialisasi, kemudian tahapan pengiriman inovasi yang akan dibuka mulai tanggal 1-8 Juni 2020, dan penilaian mulai tanggal 9-12 Juni. Sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada 15 Juni 2020.

"Pengumuman hasil lomba akan diumumkan secara resmi. Pemenang lomba akan mendapatkan penghargaan dan insentif," tutup Mendagri. (OL-6)

Baca Juga

antara

Pencairan Dana Pilkada di 22 Daerah Masih Di Bawah 40%

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:35 WIB
Jelang batas waktu pencairan dana Pilkada, masih ada daerah yang belum selesai melakukan proses...
MI/M Irfan

Ketua MPR: Tindak Tegas Penggunaan Bansos untuk Kampanye

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 13:25 WIB
KPU dan Bawaslu diminta bersikap tegas terhadap calon kepala daerah yang menggunakan bantuan sosial Covid-19 untuk...
 Archie Bhadrika / AFP

Polisi Tak Temukan Gelagat Aneh Sebelum Camille Gantung Diri

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 14 Juli 2020, 12:50 WIB
Menurut Wakil Direktur Tahanan dan Barang Bukti PMJ Kompol Ervin, tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan saat polisi menggiring Camille...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya