Sabtu 30 Mei 2020, 11:30 WIB

Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

John Lewar | Nusantara
Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

MI/John Lewar
Evakuasi jenazah seorang pekerja dari kamar kos di Desa Batu Cermin, Manggarai Barat

 

WARGA Desa Batu Cermin, Kabupaten Manggarai Barat dikejutkan dengan penemuan jenazah seseorang pria di dalam sebuah rumah kontrakan yang terletak di Desa Batu Cermin, belakang Gua Batu Cermin.

Pria yang diketahui bernama Deni Sulistio ini merupakan warga asal Desa Hegarsari, Rt/Rw 002/003, Kecamatan Pataruman, Provinsi Jawa Barat.

Jenazah itu pertama kali ditemukan oleh Gery Daru, warga yang rumahnya bersebelahan dengan rumah kontrakan tersebut.

Baca juga; Ledakan Danau Kawah Ijen, Satu Penambang Hilang Terbawa Arus

Geri pada Jumat (29/5) pagi sudah mencium bau busuk yang datang dari rumah kontrakan tersebut. Kemudian, bersama teman temannya, ia mencoba menelusuri asal usul bau busuk tersebut dan mendapati jasad seorang pria yang sudah terbaring Kaku.

"Saya cium bau bangkai, dari pukul 7 pagi. Waktu pukul 3 sore baunya mulai menyengat, sejak Jumat," ungkap Gery, Sabtu (30/5)

Selain itu, Gerry juga mengatakan bau yang menyengat tersebut juga dirasakan warga sekitar.

"Tetangga sekitar juga ada tiga rumah mencium bau bangkai yang sama. Pada Jumat (29/5), sekitar pukul 19.15 Wita, saya dan beberapa tetangga
mencoba melihat rumah tersebut dan menengok melalui jendela kamar yang sedang terbuka. Saat itu, kami melihat ada laki-laki tidur dan wajah dan tangannya sudah bengkak," jelas Gery.

Dirinya kemudian menelpon polisi untuk melaporkan hal tersebut. Selang Lima menit, anggota kepolisian pun mendatangi lokasi untuk mengolah TKP termasuk memindahkan jenazah korban.

Sementara itu, menurut penuturan pemilik kontrakan, Erna, diketahui korban merupakan salah satu pekerja pada proyek pelebaran area bandara. Korban mengontrak rumah tidak seorang diri, melainkan bersama 4 orang lainnya.

"Mereka itu kontrak rumah di sini selama 3 bulan. Mereka kontrak dari Maret 2020, Bulan ini adalah bulan terakhir. Yang kontrak jumlahnya ada 5 orang. Namun, empat orang lainnya telah pulang ke kampung halaman mereka. Sementara korban tidak bisa pulang karena tidak ada pesawat yang terbang. Mereka ini pekerja di proyek pelebaran area bandara. Mereka di bagian peledakan bukit di sekitar area bandara." ujar Erna.

Kasat Reskrim Polres Mabar Iptu Ridwan saat ditemui di lokasi menuturkan saat ditemukan oleh tim dari Polres Mabar, kondisi korban sudah kaku tidak bernyawa. Pihaknya berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mabar dalam memindahkan jenasah korban.

"Korban merupakan pria asal Ciamis, Jawa Barat. Korban adalah salah seorang buruh di proyek pelebaran area Bandara Komodo. Saat ditemukan oleh tim Kita kondisi tubuh korban sendiri sudah terbaring Kaku dan Bersama korban ditemukan HP yang sedang menyala dan sedang di-charge" jelas Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Ridwan.

Saat ini, tim dari Kepolisian Resor Manggarai Barat tengah menunggu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Barat terkait pengecekan kondisi korban dan pemindahan jenazah korban ke Rumah Sakit. (OL-1)

Baca Juga

MI/Ardi Teristi

DIY tidak akan Tergesa-gesa Terapkan Aturan Kenormalan Baru

👤Ardi Teristi 🕔Jumat 03 Juli 2020, 01:25 WIB
Sultan menyebut, tidak mungkin DIY akan diam saja dan menunggu sampai virus benar-benar hilang tanpa melakukan kegiatan...
Istimewa

Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pelaku Pariwisata

👤RO/Micom 🕔Kamis 02 Juli 2020, 20:46 WIB
Pelaku usaha parawisata dan ekonomi kreatif sangat terdampak pandemi...
MI?Adi Kristiadi

Dua Desa di Tasikmalaya mulai Krisis Air Bersih

👤Adi Kristiadi 🕔Kamis 02 Juli 2020, 20:40 WIB
RATUSAN warga di Kampung Sukahurip, Cijulang, Desa Mediasari dan Desa Neglasari, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya