Sabtu 30 Mei 2020, 01:45 WIB

Dukung Warga Lansia di Masa Pandemi

Ihfa Firdausya | Humaniora
Dukung Warga Lansia di Masa Pandemi

ANTARA

 

ORANG lanjut usia (lansia) lebih rentan terpapar virus korona selama pandemi covid-19 jika dibandingkan dengan kelompok usia lain karena daya tubuh mereka telah menurun. 

Berdasarkan data BPS 2019, jumlah warga lansia sebanyak 25,6 juta jiwa. Hingga Rabu (27/5), data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan terdapat 3.754 warga lansia yang positif covid-19 dengan jumlah meninggal sebanyak 654 orang.

Dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-24 yang digelar secara virtual, kemarin, Menteri Sosial Juliari Batubara mengajak semua pihak, terutama keluarga dan masyarakat, untuk memberikan dukungan kepada para lansia dengan menciptakan lingkungan yang ramah sehingga mereka nyaman menjalani kehidupannya. “Warga lansia lebih rentan terkena covid-19 karena proses penuaan,” kata Juliari.

Juliari mengimbau kaum muda untuk senantiasa  menghormati para lansia dengan menghargai dan membantu dalam segala kondisi. “Mendahulukan kepentingan para lanjut usia di atas kepentingan kita merupakan salah satu bagian dari penghormatan kita kepada mereka,” jelas Juliari.

“Kita semua akan menjadi lansia, segala fungsi baik motorik, sensorik, maupun mental mulai menurun. Ada baiknya kaum muda mempersiapkan diri memasuki masa lanjut usia dengan menerapkan pola hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menyatakan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus kepada warga lansia melalui bantuan-bantuan sosial yang disalurkan.

“Bantuan sosial untuk meringankan beban warga lanjut usia di masa pandemi covid-19 ini di antaranya makanan siap saji, bantuan paket sembako, paket sembako Presiden, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai (BST), bantuan refocusing internal, dan bantuan reguler (progreslu),” jelas Harry dalam keterangan resmi, kemarin.

Rangkaian kegiatan HLUN ke-24 dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 29 Mei 2020 hingga 29 Mei 2021. Salah satu agenda yang menjadi fokus seluruh pihak ialah mendorong revisi Undang-Undang Lanjut Usia atas Undang-undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Lanjut Usia agar dapat masuk dalam Program Legislasi Nasional di DPR.


Kesejahteraan

Pengamat sosial dari Universitas Indonesia Rissalwan Habdy Lubis menilai pemerintah belum memiliki grand design untuk kesejahteraan senior citizen seperti di negara lain. Sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998, para lansia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

“Pensiun dan jaminan hari tua kan hanya untuk kelas pekerja formal, sementara ada jutaan orang lansia yang tidak memiliki jaminan hidup karena mereka sejak muda sudah bekerja di sektor informal,” jelas Rissalwan kepada Media Indonesia, kemarin.

Rissalwan menyebut bahwa permasalahan warga lansia harus dilihat dalam konteks yang lebih luas, yakni perlindungan sosial sepanjang hayat.

“Artinya, negara harus punya skema perlindungan sosial yang berkelanjutan untuk semua warga negara sejak lahir hingga lansia dan meninggal dunia,” pungkasnya.(Ant/H-3) 


 

Baca Juga

ANTARA/Destyan Sujarwoko

Ini Rahasia Trenggalek Raih 4 Penghargaan Inovasi Daerah Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 15 Juli 2020, 06:27 WIB
Kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat melahirkan gerakan dan semangat berinovasi yang membuat Kabupaten Trenggalek...
Sumber: CDC/Kementerian Kesehatan/UNEP/Tim Riset MI-NRC/ Grafis: SENO

Mewaspadai Ancaman Wabah Zoonosis

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 15 Juli 2020, 06:20 WIB
Sejak 1940-2000, sekitar 70% penyakit infeksius baru yang muncul di dunia ialah zoonosis yang ditularkan dari satwa liar. Tidak hanya...
 MI/ANDRI WIDIYANTO

Harga Vaksin Covid-19 Per Dosis Diperkirakan 5-10 Dolar AS

👤 Anggitondi Martaon 🕔Rabu 15 Juli 2020, 06:04 WIB
Pemerintah akan memproduksi 300 juta vaksin covid-19. Untuk itu Menristek/Kepala BRIN mengingatkan pemerintah agar mempersiapkan dana besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya