Jumat 29 Mei 2020, 23:38 WIB

Kemendagri Terbitkan Pedoman New Normal untuk ASN

Hilda Julaika | Politik dan Hukum
Kemendagri Terbitkan Pedoman New Normal untuk ASN

Antara/Irwansyah Putra
ASN menggunakan masker dan terapkan jaga jarak fisik saat bekerja di masa pandemi covid-19

 

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 . Pedoman ini berlaku bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementerian dalam negeri dan pemerintahan daerah.

Adapun pedoman ini terdapat dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah menandatangani pedoman tersebut pada Rabu (27/5) lalu.

Menurutnya, pandemi covid-19 telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia. Pandemi ini telah mengubah cara hidup manusia dari sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban.

"Kondisi i ni memunculkan istilah kondisi normal yang baru di mana masyarakat pada akhirnya harus hidup berdampingan dengan ancaman virus korona, sebagai upaya mengembalikan aktivitas kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan pada kondisi sebelum terjadinya covid-19, yang disebut dengan "Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19," terangnya dalam putusan tersebut yang Media Indonesia terima, Jumat (29/5).

Sementara itu, untuk menerapkan pedoman itu diperlukan persyaratan tertentu. Apabila syarat-syarat penting ini sudah dipenuhi baru bisa dilakukan.

Baca juga : Satgas Covid-19 DPR Tinjau Kesiapan New Normal Kemenag

Salah satunya, penularan covid-19 di wilayah kementerian atau pemda sudah bisa dikendalikan. Serta kapasitas sistem kesehatan yang ada, mulai dari rumah sakit sampai peralatan medis sudah mampu melakukan identifikasi, isolasi, pengujian, pelacakan kontak, hingga melakukan karantina orang yang terinfeksi.

Tito pun mengingatkan pedoman ini berisi tahapan dan langkah-langkah teknis yang harus dilakukan dalam proses pengurangan pembatasan dan pemulihan ekonomi bagi pemerintah daerah melalui Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Meliputi pemetaan kondisi penyebaran infeksi Virus Covid-19 dan penetapan kondisi pandemik suatu daerah; kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, penyiapan masyarakat dan Dunia Usaha dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19; serta pemberlakuan protokol.

"Oleh karena itu perlu dibuat suatu pedoman Tata Kelola Kehidupan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan Pemda. Pedoman ini diharapkan menjadi acuan bagi seluruh ASN untuk menjadi agen percontohan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

Komisi III Sepakat RUU Perampasan Aset Dibutuhkan

👤Putra Ananda 🕔Senin 13 Juli 2020, 01:20 WIB
RUU Perampasan Aset merupakan solusi untuk membatasi buronan koruptor mengakses harta mereka di tengah proses pelarian dari...
ANTARA/Asep Fathulrahman

RUU PKS Harus Masuk Prolegnas Prioritas

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Senin 13 Juli 2020, 00:51 WIB
Lestari mengatakan partai NasDem bertekad akan mengawal proses pembahasan RUU PKS agar kembali disertakan masuk dalam Prolegnas Prioritas...
Antara

Didampingi KSAD, Prabowo Titip Pesan Ke Siswa Taruna Nusantara

👤Ant 🕔Minggu 12 Juli 2020, 23:35 WIB
Ia mengingatkan bahwa pendidik bukan hanya bertugas mencetak lulusan yang cerdas, tapi juga memupuk rasa cinta Tanah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya