Jumat 29 Mei 2020, 17:55 WIB

Wapres: Penanganan Korona Terhambat Akibat Ketidaksinkronan Data

Emir Chairullah | Humaniora
Wapres: Penanganan Korona Terhambat Akibat Ketidaksinkronan Data

Antara
Wapres Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengakui belum sinkronnya sistem pendataan yang dimiliki pemerintah. 

Akibatnya banyak persoalan yang muncul dalam proses penanganan pandemi Covid-19.

“Data-data yang belum sinkron baik yang menyangkut orang miskin yang harus diberi bantuan sosial maupun data UMKM yang belum konkret,” kata Wapres saat halal bihalal secara Virtual dengan Pejabat/Pegawai Sekretariat Wakil Presiden, Jumat, Jumat (29/5).

Karena itu, Wapres menyebutkan, pandemi ini seharusnya bisa dijadikan momentum untuk mengonsolidasi ketidaksinkronan pendataan tersebut. 

Apalagi tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini semakin berat karena karena harus mengatasi pandemi serta persoalan perekonomian dan kemisikinan. “Banyak hal yang bisa menjadi pelajaran dari pandemi ini,” imbuhnya.

Wapres berharap dengan adanya perbaikan data ini masyarakat bisa merasakan adanya hasil positif dari reformasi birokrasi. Selain itu, Wapres berharap tidak ada korban dari proses reformasi birokrasi dan penyesuaian eselon. “Kita akan usahakan tidak ada korban dari penyederhanaan birokrasi. Pekerjaan jadi lebih baik,” pungkasnya. (OL-8).

 

Baca Juga

Medcom.id

Penularan Lewat Udara masih Terus Diteliti

👤Fer/Hym/Ant/X-7 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 04:56 WIB
Jika orang-orang menggunakan masker dan menjaga jarak, potensi aktivitas transmisi virus akan jauh lebih...
ANTARA

Flu Babi G4 belum Ditemukan di Indonesia

👤MI 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 01:15 WIB
PEMERINTAH Indonesia menyatakan flu babi G4 EA H1N1 yang memicu wabah baru di Tiongkok belum ditemukan di...
Sumber: Departemen Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro/LIPI/Riset MI-NRC

Menghitung Rupiah dari Kerusakan Terumbu Karang

👤MI 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 00:35 WIB
ISU kerusakan ekosistem pesisir dan laut semakin marak belakangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya