Jumat 29 Mei 2020, 16:55 WIB

Tabungan Bertambah Saat WFH? Anda Tetap Disarankan Berhemat

Fetry Wuryasti | Weekend
Tabungan Bertambah Saat WFH? Anda Tetap Disarankan Berhemat

Unsplash/ William Iven
Di masa pandemi ini anda disarankan untuk memperketat pengeluaran, bahkan bagi mereka yang tabungannya bertambah selama WFH.

PEMBERLAKUAN karantina mandiri di berbagai negara nyatanya tidak hanya menyebabkan penurunan pendapatan pada banyak orang, melainkan juga menggembungnya tabungan bagi sebagian lainnya. Kelompok yang beruntung ini adalah orang-orang yang pendapatannya tidak berkurang meski bekerja dari rumah. Tabungan mereka bertambah karena tidak ada pengeluaran untuk transportasi maupun belanja seperti sebelumnya.

Dilansir The Guardian, perusahaan investasi Peel Hunt memperkirakan ada £80 miliar (sekitar Rp 1454,3 triliun) dari "tabungan yang dipaksakan" di akun nasabah pada akhir tahun di Inggris.

Meski begitu, besarnya tabungan bukan berarti anda dapat sepenuhnya yakin akan ketahanan keuangan di masa mendatang. Perekonomian dunia tetap diperkirakan mengalami resesi parah yang nantinya juga akan berdampak pada setiap orang.

Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, berekpektasi Inggris akan menghadapi resesi yang parah. Maka tidak bijaksana untuk tidak merencanakan kemungkinan penurunan pendapatan di masa depan.

Sarah Coles, pakar keuangan pribadi di perusahaan investasi Hargreaves Lansdown, menyarankan agar orang yang memiliki tabungan baik pun untuk memperketat pengeluaran.
"Jika Anda mencoba tetap dengan pengeluaran biasa, Anda akan berakhir dengan masih banyak bulan [tersisa] dengan uang yang semakin menipis. Jadi, Anda perlu mencatat semua yang Anda miliki saat ini, dan semua yang Anda belanjakan," kata Coles.

Anda dapat menggunakan catatan keuangan digital, atau dengan pena dan kertas. Kumpulkan detail semua pendapatan dan pengeluaran, dan cari tahu berapa banyak yang bisa Anda seleksi lagi belanja dari pemasukan.

Meski bukan berarti anda lantas menjadi kikir atau berhenti berbagi pada sesama, tetap saja perlu menekan pengeluaran yang tidak penting. Beberapa pengeluaran yang disarankan untuk dikurangi adalah dana berlangganan berbagai aplikasi hiburan. Selain itu anda juga patut mengupayakan pengembalian uang (refund) untuk tiket-tiket yang tidak dapat digunakan karena pandemi. Hal ini lebih baik segera dilakukan sebab akhir masa pandemi memang belum dapat diperkirakan.

Jasmine Birtles, pendiri MoneyMagpie, menyarankan untuk menyortir barang-barang yang tidak diperlukan dan menjualnya secara online. Dengan langkah-langkah ini keuangan anda diharapkan akan semakin siap untuk menghadapi resesi panjang. (M-1)
 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Garda Terdepan Ciliwung

👤 (M-1) 🕔Minggu 12 Juli 2020, 05:35 WIB
JIKA tenaga medis disebut garda terdepan dalam perang melawan covid-19, pria ini pantas disebut garda terdepan...
Sumber: Statista/Ourworldindata/Global Carbon Project/The Guardian/Tim Riset MI-NRC

Penurunan Emisi CO2 selama Pandemi Korona

👤 Statista/Ourworldindata/Global Carbon Project/The Guardian/Tim Riset MI-NRC 🕔Minggu 12 Juli 2020, 05:30 WIB
EMISI karbon dioksida (CO2) akibat penggunaan bahan bakar fosil sejak kali pertama tercatat hingga saat ini menunjukkan peningkatan yang...
MI/SUMARYANTO BRONTO

FIKHI Ikrimah Wati Bantu Penyintas Kanker

👤Bus/M-4) 🕔Minggu 12 Juli 2020, 05:25 WIB
FIKHI Ikrimah Wati yang akrab dipanggil Fikhi ialah seorang penyin tas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya