Jumat 29 Mei 2020, 16:13 WIB

Liga Italia Kembali Bergulir tapi Masih Ada Masalah

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Liga Italia Kembali Bergulir tapi Masih Ada Masalah

Marco Bertorello / AFP
Ilustrasi

 

SEPAKBOLA bola Italia telah kembali. Serie A yang ditunda sejak Maret imbas pandemi virus korona atau covid-19 bergulir pada 20 Juni setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah.

Selain itu, laga leg kedua semifinal Coppa Italia juga akan dilangsungkan pada 13 dan 14 Juni. Sedangkan partai final akan dihelat di Stadion Olimpico, Roma pada 17 Juni.

Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora mengaku bisa melanjutkan kompetisi yang tertunda sejak Maret setelah Komite Teknis dan Sains (CTS) menyetujui pedoman kesehatan yang diajukan federasi sepak bola Italia (FIGC).

Selain itu, Spadafora mengatakan FIGC juga telah menyiapkan sejumlah rencana cadangan jika kompetisi terpaksa dihentikan karena situasi yang tak mendukung.

"Italia sudah mulai kembali normal, begitu juga dengan sepak bola. Federasi meyakinkan mereka memiliki rencana B dan C. Mengingat pertimbangan itu, kompetisi dapat dilanjutkan 20 Juni," ujar Spadafora.

Meski demikian, rencana tersebut masih menyisakan sejumlah masalah. Pertama, CTS tetap dengan keputusan mengkarantina pemain selama 14 hari jika dinyatakan positif covid-19. Lalu, seluruh skuad akan menjalani isolasi selama 14 hari.

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan Bundesliga Jerman dan Liga Primer Inggris yang hanya mengkarantina pemain selama 7 hari.

Presiden Asosiasi Dokter Sepak Bola Italia Enrico Castellaci mengaku keputusan mengkarantina 14 hari akan mengancam kelanjutan kompetisi, karena merugikan klub dan pemain.

"Saya siap bertaruh pada dimulainya kembali kompetisi, tetapi dengan aturan karantina 14 hari ini, peluang untuk menyelesaikan musim ini menjadi kecil," kata Castellaci.

Dokter klub Lazio Ivo Pulcini juga menentang keputusan untuk mengisolasi seluruh skuad selama 14 hari. Ia mengatakan adlaha kejahatan ketika mengisolasi pemain yang sehat.

"Ini kejahatan. Saya tidak akan mengkarantina 50 orang sehat. Kami tidak melakukan ini jika ada kasus positif di klub ini," kata Pulcini. (AFP/OL-4)

Baca Juga

AFP/Oli SCARFF

Guardiola: City Pantas Jadi Klub Top Eropa!

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 07:36 WIB
Guardiola menantang tim-tim elite untuk membuktikan diri di atas lapangan ketimbang bisik-bisik bergosip di antara mereka saja, karena...
AFP/Oli SCARFF

Klopp dan Mourinho Kritik Kemenangan City Atas UEFA

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 07:09 WIB
Kemenangan Manchester City itu membuktikan kerangka FFP yang saat ini berlaku tidaklah cukup untuk memastikan keadilan finansial di dunia...
AFP/Paul ELLIS

City Lolos dari Sanksi UEFA, Guardiola Senang

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 07:00 WIB
Menurut Guardiola, putusan CAS tersebut membuktikan bahwa City tidak pernah bersalah melanggar aturan kepatutan finansial (FFP) sebagaimana...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya