Jumat 29 Mei 2020, 12:20 WIB

11 Kepala OPD di Kendal Dikarantina

Akhmad Safuan | Nusantara
11 Kepala OPD di Kendal Dikarantina

ANTARA/AJI STYAWAN
Pemilik warung makan menanti pembeli di jalan lingkar Kaliwungu, jalur Pantura Jakarta-Semarang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/5)

 

SEBELAS kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dikarantina di Wisma Atlet Stadion Baru Kendal, karena hasil test rapid dilakukan dilingkungan Pemkab Kendal dintatakan reaktif covid-19.

Pemantauan Media Indonesia, Jumat (29/5), suasana Stadion Baru Kendal terlihat lenggang. Hanya beberapa kendaraan bermotor yang melintas dan beberapa mobil terparkir di depan galaman Wisma Atlet tempat 11 Kepala OPD di daerah ini dikarantina setelah diketahui reaktif covid-19.

Pintu pagar Wisma Atlet di komplek Stadion Baru Kendal juga tertutup rapat sehingga aktivitas di dalam tidak terlalu terpantau. Kondisi ini berbeda dengan sebelum yang hampir setiap hari selalu terlihat cukup banyak warga yang melakukan berbagai kegiatan olahraga ataupun sekedar jalan-jalan.

Dijetahui 11 kepala OPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal saat ini sedang menjalani karantina, setelah hasil test rapid yang dilakukan di lingkungan sekretariat daerah tersebut dinyatakan reaktif srmbari menunggu hasil swab test yang diperkirakan baru akan keluar beberapa hari mendatang.

"Karantina terhadap 11 kepala OPD tersebut sebagai antisipasi dan pencegahan penularan, karena para pejabat tersebut banyak berhubungan dengan staf dan warga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay.

Meskipun belum dinyatakan positif covid-19, lanjut Ferinando Rad Bonay, namun mengingat tugas mereka berhubungan dengan banyak orang sebagai bentuk pelayanan kepada publik maka mereka dikarantina. Sebab dikhawatirkan akan menularkan virus korona jika ternyata statusnya positif.

Baca juga: BTN Komodo Kembali Perpanjang Masa Penutupan Kawasan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Mohammad Toha mengatakan sesuai intruksi Bupati Kendal Mirna Annisa para kepala Dinas hingga camat banyak berhubungan dengan masyarakat, harus dilakukan pemeriksaan rapid test karena pegawai pemerintah harus sehat dan menjadi contoh kepada warga.

Sebanyak 55 pejabat di lingkungan Pemkab Kendal, demikian Toha, yakni kepala dinas, staf ahli, asisten pemerintahan, kepala bagian dan camat dilakukan pemeriksaan secara rapid test, hasilnya 11 kepala OPD diketahui reaktif sehingga langsung diperintahkan menjalani karantina.

Para pejabat yang tidak boleh disebutkan namanya dan instansinya, lanjut Moh Toha, sebelumnya akan dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kebondalem, tetapi kondisinya sudah penuh. Maka kemudian mereka dialihkan ke Wisma Atlit Kompkek Stadion Baru Kendal untuk menjalani karantina.

"Mereka diisolasi sambil menunggu hasil swab test dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang diperkirakan baru keluar beberapa hari mendatang," ujar Toha. (A-2)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

4 Partai Siap Menangkan Piet Kasihiw-Matret di Pilkada Bintuni

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 10:20 WIB
Pasangan tersebut didukung oleh empat partai yakni NasDem, Golkar, Demokrat dan PDI...
MI/Haryanto

Ganjar Lepas Puluhan Dokter Peserta Tour de Borobudur

👤Haryanto 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 09:21 WIB
Para dokter ini pun diminta Ganjar untuk menyosialisasikan protokol kesehatan di setiap ttitik...
MI/Djoko Sardjono

Kasus Positif Covid-19 di Klaten Bertambah 12 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:23 WIB
Sebanyak 12 pasien baru terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 adalah warga dari Kecamatan Klaten Utara, Wedi, Polanharjo, Jogonalan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya