Senin 29 Februari 2016, 10:59 WIB

Hastek Yulian Dinilai Tidak Porno

MI/M Fauzi | Megapolitan
Hastek Yulian Dinilai Tidak Porno

Foto Istimewa

 

Tuduhan polisi kepada Yulian Paonganan alias Ongen terkait dengan hestek #PapaDoyanLonte dan #PapaDoyanPaha terbantahkan dengan pernyataan para pakar, dimana tidak ada unsur pornografi dalam cuitan Ongen di Twitter. Seperti diungkapkan oleh Guru Besar Bahasa dari Universitas Tadulako Palu, Prof Hanafie Sulaiman dimana hestek yang dibuat Ongen di Twitter tidak ada unsur pornografi. "Apa yang katakan Ongen di Twitter soal kata Lonte tidak memenuhi unsur Pornografi, jadi tidak benar Ongen dijerat UU Pornografi," ujar Hanafie saat dihubungi wartawan, Selasa (1/3).

Seperti dalam penjelasan di Kamus Besar Bahasa Indonesia, Lonte itu adalah perempuan jalang, tuna susila dan pelacur. Sementara pronografi itu adalah tingkah laku secara erotik dalam gambar atau, dan tulisan yang cendrung membangkitkan nafsu birahi. “Jadi lonte dengan pornografi itu tidak ada kaitannya. Kata lonte itu kalau saya sebutnya Animate sementara pronografi itu adalah Niranimate,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Pakar Hukum, Prof Zainudin Ali. Menurutnya, Polisi sudah melakukan tindakan sewenang-wenang, menahan orang berlama-lama, dengan tuduhan yang tidak masuk akal. "Malu dunia hukum kita jika polisi seperti ini, apalagi sampai berkas dikembalikan lagi oleh Kejaksaan," kata Zainudin Ali. Zainudin yang juga Wakil Ketua MUI bidang Hukum mendesak agar polisi segera membebaskan Ongen. Karena, jika ini dipaksakan hancur citra polisi. "Bebaskan saja, segera terbitkan SP3," tandasnya. (Faw)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More