Kamis 28 Mei 2020, 20:55 WIB

Ini Dia KBM Tahun Ajaran Baru

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Ini Dia KBM Tahun Ajaran Baru

Ilustrasi
Belajar di rumah

 

TAHUN ajaran baru 2020/2021 tidak serta merta diberlakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) lewat tatap muka.

Menurut Plt Dirjen PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad, tahun ajaran baru yang akan dimulai 13 Juli 2020 dengan KBM tatap muka atau melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).

‘’Nah, bagi sekolah yang nantinya menerapkan KBM dengan kegiatan belajar tatap muka akan ditentukan melalui status wilayah yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan,” papar Hamid Muhammad didampingi Staf Ahli Bidang Regulasi Kemendikbud Chatarina Girsang pada webinar tentang PPDB 2020 di Jakarta, Kamis (28/5) petang.

Hamid menjelaskan, sejumlah sekolah yang berada di zona merah dan kuning tetap harus menerapkan PJJ sedangkan yang berada di zona hijau dimungkinkan memberlakukan pembelajaran tatap muka diiiringi pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.

Hemat dia dalam waktu dekat secara detail akan dijelaskan oleh Mendikbud Nadiem Makarim tentang penetapan pemberlakuan model KBM pada tahun ajaran baru 2020/2021.

Baca juga : Wakil Ketua MPR:Libatkan Pakar untuk Putuskan Tahun Ajaran Baru

“Intinya Mendikbud berketapan penetapan pembelajaran dengan tatap muka dan daring harus melalui konsultasi dan pemantapan bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 serta lintas kementerian khususnya dengan Kemenkes,” tegasnya.

Saat ditanya kemungkinan adanya daerah yang melanggar zona merah dengan memberlakukan proses pembelajaran dengan tatap muka, Hamid menegaskan pihak Kementerian Dalam Negeri mesti menegur daerah tersebut.

“Kemendagri yang berwenang menegur pemerintah daerah tersebut,”tandasnya.

Chatarina Girsang menambahkan pemerintah melalui Kemendikbud memaklumi kondisi anomali akibat covid 19 yang mengakibatkan pencapaian pembelajaran dan target kurikulum belum maksimal.

“ Kami mengutamakan bagaimana peserta didik dan guru serta sekolah menjaga kesehatan dan memutus mata rantai covid 19. Kami mengakui adanya evaluasi proses pembelajaran di rumah karena corona ini banyak kelemahan yang terjadi dan kita berupaya terus memperbaikinya,‘’ pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Rosa Panggabean

Internet Bantu Promosikan Pariwisata Kota Sabang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:00 WIB
Dengan teknologi jaringan internet yang cukup baik, wisatawan dapat merasakan pengalaman berwisata dan melihat panorama alam di Sabang...
MI/Bagus Suryo

5,9 Juta Pekerja Tercatat Terima Subsidi Upah Termin II

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 November 2020, 07:44 WIB
Pada tahap V termin kedua ini, Kemenaker menyalurkan bantuan subsidi upah sebesar Rp1,2 juta untuk periode November-Desember 2020 kepada...
MUI

MUI Siapkan Empat Fatwa Haji dan Umrah Terbaru

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 26 November 2020, 07:05 WIB
Munas kali ini diagendakan membahas, antara lain soal moderasi beragama, vaksin, serta pelaksanaan haji dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya