Kamis 28 Mei 2020, 19:40 WIB

Mulai Besok, Pemkot Bogor Perbolehkan Ibadah di Masjid

Dede Susianti | Megapolitan
Mulai Besok, Pemkot Bogor Perbolehkan Ibadah di Masjid

MI/Fransisco Carolio
Ibadah di masjid

 

PEMERINTAH Kota Bogor memperbolehkan warganya untuk beribadah di tempat ibadah, mulai besok, Jumat (29/5).

Namun kebijakan itu berlaku dengan syarat dan khusus di tempat-tempat ibadah yang hanya berada di perumahan atau pemukiman warga saja. Untuk warga muslim misalkan, kebijakan itu tidak berlaku bagi masjid-masjid yang besar.

"Kalau besok hari jumat, beberapa tempat ibadah masjid bisa melakukan uji coba salat Jumat. Tapi itu hanya di lingkungan pemukiman, RT/RW saja. Hanya itu saja. Bukan masjid jami," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedi A Rachim, usai mendampingi Menteri Sosial meninjau penyaluran bantuan, di Cilendek, Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (28/5).

Dia menjelaskan, ibadah di tempat ibadah boleh dilakukan dengan pengetatan protokol covid-19, mulai dari pengukuran suhu, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak harus perketat.

"Intinya kita ingin melindungi seluruh umat, seluruh generasi muda. Kita ingin melindungi lembaga pendidikan dan peribadatan supaya terbebas dari covid-19,"ungkapnya.

Sementara itu, Ade Sarmili, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor menyebutkan di Kota Bogor sendiri secara keseluruhan ada 875 masjid.

Baca juga : PKB: 106 Pesantren di DKI Belum Penuhi Standar Kesehatan WHO

Ade mengatakan, dari jumlah itu, hampir 80 persennya disiplin menjalankan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).

"Hampir 80 persen masjid disiplin dengan PSBB. Hanya di daerah, tradisional yang masih melakukan aktivitas keagamaan. Kita tidak bisa mengkounter pendapat yang mereka miliki, karena pendapat mereka juga benar. Sisi pemerintah juga benar,"ungkapnya.

Dia memaparkan, untuk masjid sendiri ada masjid sektor seperti di perusahaan itu ada kantor-kantor, ada masjid. Kemudian ada masjid publik yang ada di wilayah-wilayah, kemudian masjid jami.

Dari ketiga kategori itu, kalau hasil kesepakatan lanjutnya, bagi masjid yang bersentuhan sangat tinggi yang datang ke luar Kota Bogor, yang dipinggir jalan, kemana pun orang bisa mampir, masih ditutup.

"Masjid Raya Bogor misalnya yang berada di jalur mudik itu, di jalan protokol, itu tidak dibuka dulu. Kalau di perkampungan, relatif orang bisa mendeteksi, kemudian diberi ruang, dengan protokol yang sangat ketat,"pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Berencana Rusuh, Polisi Periksa Delapan Pendemo Depan DPR

👤Yakub Pryatama 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 11:25 WIB
"Delapan orang ini yang ada unsur pidana di situ. Misalnya ada yang bawa bom molotov. Ada yang bawa...
Ilustrasi/Medcom.id/ Mohammad Rizal

Dua Pelaku Pengganjal Atm di Tambora Diringkus Polisi

👤Yakub Pryatama 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 11:10 WIB
Pelaku yang sedang mengantre di belakang korban kemudian berpura-pura ingin membantu korban, lalu mengecoh untuk menukar kartu atm milik...
MI/Moh Irfan

Kegiatan CFD di Jakarta Selatan Ditiadakan

👤Antara 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 09:37 WIB
Hasil evaluasi PSBB transisi di tingkat provinsi masih banyak ditemukan pelanggaran di kawasan khusus seperti membawa balita, masih ada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya