Kamis 28 Mei 2020, 15:30 WIB

Pemkot Tasikmalaya Pertimbangkan PSBB Jilid II

Adi Kristiadi | Nusantara
Pemkot Tasikmalaya Pertimbangkan PSBB Jilid II

MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi perkembangan Covid-19 di Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

PELAKSANAAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat akan berakhir besok (Jumat, 29/5). Pemkot Tasikmalaya tengah mengevaluasi apakah PSBB dilanjutkan ke jilid II atau tidak.

Juru Bicara Covid-19 dan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan mengatakan, pihaknya sekarang ini masih melakukan evaluasi pelaksanaan PSBB yang berlangsung selama ini. Hasilnya akan menentukan kelanjutan PSBB atau tidak. Rapat juga akan membahas arahan Presiden Jokowi terkait new normal (kenormalan baru) dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Kami sedang mengevaluasi dan membahas terkait arahan dari Presiden tentang new normal akan berlaku di 25 kabupaten/kota berada di empat provinsi. Salah satunya wilayah Provinsi Jabar. Apa hasilnya nanti saya kabari," kata Ivan Dicksan, Kamis (28/5).

Petugas TNI dan Polri, jelas dia, juga sudah mendapat arahan dari pimpinannya masing-masing untuk melakukan simulasi penerapan new normal. Pemkot Tasikmalaya juga telah melakukan diskusi dengan kepala dinas dan para camat terkait kebijakan itu agar bisa segera disosialisasikan.

Ivan mengungkapkan, kehidupan masyarkarat harus berjalan dan pemerintah tidak mungkin terus melakukan PSBB. Sebab dinilai menghambat laju perekonomian. Lantaran itu, pemberlakuan kenormalan baru harus bisa dilakukan dengan berperilaku disiplin mematuhi protokol kesehatan. (OL-13)

 

Baca Juga

MI/Denny S

Pasien Covid yang Sembuh di Kalsel Hampir 1.000 Orang

👤Denny Susanto 🕔Minggu 05 Juli 2020, 10:23 WIB
Tim Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) terus melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus korona di seluruh wilayah...
MI/Rendy Ferdiansyah

Bansos Untuk 50 KK di Babel Belum Cair

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 05 Juli 2020, 10:21 WIB
Hingga kini Pemprov Bangka Belitung belum bisa menyalurkan bansos  untuk 50 KK  terdampak covid-19 per desa karena terkendala...
MI/Heri Susetyo

RS Overload, Sidoarjo Usulkan 5 RS Rujukan Baru

👤Heri Susetyo 🕔Minggu 05 Juli 2020, 10:14 WIB
Pemkab Sidoarjo mengajukan lima rumah sakit, dua di antaranya adalah rumah sakit untuk ibu hamil sebagai rumah sakit rujukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya