Senin 29 Februari 2016, 12:23 WIB

Pelatihan Kewirausahaan Produk Home Care Peluang Bisnis Warga Depok

MI/Kisar R | Megapolitan
Pelatihan Kewirausahaan Produk Home Care Peluang Bisnis Warga Depok

ANTARA FOTO/Yahanan Sulam

 

PT Bratachem bekerjasama dengan Junior Chamber Internasional (JCI) Depok dan Pemkot Depok mengadakan pelatihan kewirausahaan produk home care bertajuk 'Pelatihan Kewirausahaan di Era MEA'. "Pelatihan ini untuk meningkatkan dan menambah peluang bisnis baru pada pelaku UKM kota Depok di tengah serbuan berbagai produk negara-negara Asean di Indonesia, sehingga mereka siap menghadapi era MEA ini," kata Susilo, Nasional Sales Manager Retail PT. Bratachem, di gedung Perpustakaan Pemda Depok, Sabtu (27/2)) . Susilo menambahkan, dari pelatihan membuat produk home care tersebut diharapkan minimal para ibu dapat membuat produk sabun cuci tangan dan sabun cuci piring untuk kebutuhan sendiri. Namun, dalam pelatihan ini para ibu juga diarahkan bagaimana menjadikan produk ini sebagai peluang bisnis mengingat pasarnya yang cukup potensial.

"Sabun cuci tangan dan sabun cuci piring ini kebutuhan dasar para ibu rumah tangga dalam menjaga kebersihan dan kesehatan keluarganya. Produk ini bisa dijadikan peluang bisnis karena marketnya juga cukup luas seperti restoran, hotel, warung-warung, perumahan, dan banyak lagi. Jika kesempatan ini dimanfaatkan kami akan membantu dalam memenuhi kebutuhan bahan baku," tambahnya. PT Bratachem sendiri adalah salah satu perusahaan yang memproduk dan mendistribusikan berbagai bahan kimia yang telah berpengalaman selama 47 tahun dan memiliki kantor cabang yang menyebar di seluruh Indonesia. PT Bratachem juga akan memberikan informasi kepada masyarakat yang ingin membuat suatu produk dengan bahan-bahan kimia yang belum diketahuinya.

Sekitar 60 perempuan yang sebagian besar berstatus ibu rumah tangga begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak serius mengikuti arahan yang diberikan bagaimana mengolah bahan kimia yang sudah ditentukan menjadi produk sabun cuci tangan dan sabun cuci piring. Susilo menambahkan, dari pelatihan membuat produk home care tersebut diharapkan minimal para ibu dapat membuat produk sabun cuci tangan dan sabun cuci piring untuk kebutuhan sendiri. Namun, dalam pelatihan ini para ibu juga diarahkan bagaimana menjadikan produk ini sebagai peluang bisnis mengingat pasarnya yang cukup potensial.

"Sabun cuci tangan dan sabun cuci piring ini kebutuhan dasar para ibu rumah tangga dalam menjaga kebersihan dan kesehatan keluarganya. Produk ini bisa dijadikan peluang bisnis karena marketnya juga cukup luas seperti restoran, hotel, warung-warung, perumahan, dan banyak lagi. Jika kesempatan ini dimanfaatkan kami akan membantu dalam memenuhi kebutuhan bahan baku," tambahnya.
Ke depan, pihaknya akan menggandeng dinas terkait dan berbagai komunitas untuk mengedukasi para peserta bagaimana menciptakan kemasan yang menarik dalam produk sehingga menambah nilai jual. “Kami juga akan menggandeng pihak yang mengerti akan peraturan perizinan dagang, baik dari BPOM atau Kemenkes," ujarnya.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM, dan Pasar Kota Depok, Rina Fitriani menyatakan pelatihan tersebut digelar sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad. "Kami memang bertekad membuat peluang-peluang usaha dengan memanfaatkan potensi lokal. Dan tentunya nanti para peserta kami harapkan akan mampu bersaing dalam menyambut MEA. Mereka pasti juga akan menambah pemasukan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok dalam bidang industri rumah tangga," ujarnya. (KG/J3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More