Kamis 28 Mei 2020, 07:10 WIB

Sudah 63.029 Desa Terima BLT Dana Desa

Iam/X-7 | Humaniora
Sudah 63.029 Desa Terima BLT Dana Desa

Medcom.id
Ilustrasi -- Dana Desa

 

MESKI menghadapi sejumlah kendala di lapangan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) hinga kemarin telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp2.995.215.000.000 kepada 4.992.025 keluarga miskin.

Pada hari ketiga setelah Lebaran sebanyak 47.030 desa telah menerima BLT dana desa tersebut. Kini, dana itu telah tersalur ke rekening kas desa (RKD) 63.029 desa. Angka tersebut telah memenuhi 84% dari 74.953 desa yang telah menerima transfer dana desa ke rekening kas desa.

“Bisa dilihat ketika sebelum Lebaran, desa yang baru menerima BLT dana desa sebanyak 44.035, tepatnya per 23 Mei. Kemudian libur Lebaran, dan per 26 Mei angkanya sudah 47.030 desa,” jelas Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat telekonferensi, kemarin.

“Meskipun Lebaran, penyalurannya jalan terus sehingga ketika kita melihat antara musyawarah desa khusus (musdesus) dan penyaluran itu jedanya dikit. Ini suatu hal membahagiakan dari komitmen kepala desa yang sudah didata dan berhak mendapatkan dana BLT,” tambahnya.

Adapun desa yang telah melakukan musdesus dan menetapkan calon keluarga penerima manfaat (KPM) BLT dana desa sebanyak 63.834.

Abdul Halim mengatakan desa yang telah melakukan musdesus dan telah menetapkan calon KPM tapi belum menyalurkan dana desa sebanyak 16.804.

Lebih lanjut, Menteri Desa mengungkapkan beberapa masalah terhambatnya penyaluran BLT dana desa, antara lain adanya kepala desa yang baru dilantik saat penyaluran BLT. Selain itu, faktor geografis, yakni lokasi satu desa dengan desa lainnya, turut menghambat penyaluran BLT di lapangan.

Abdul Halim mencontohkan di Nusa Tenggara Timur (NTT) ada desa yang kepala desanya baru dilantik sehingga desa tersebut pun belum melakukan penyusunan.

“Masalah lainnya ialah faktor geografis, seperti Papua dan Papua Barat, Provinsi Sumatra Utara (Nias), Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara,” imbuh Abdul Halim.

Di tempat terpisah, Menteri Sosial Juliari P Batubara kemarin mengecek kesiapan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Tercatat ada 7.300 kepala keluarga (KK) terdaftar sebagai penerima BST di salah satu kecamatan terpadat di Kabupaten Bekasi itu.

Mensos menyebut penyaluran BST tahap I di Kecamatan Tambun Selatan akan selesai dalam satu-dua hari. Adapun untuk Kabupaten Bekasi secara keseluruhan akan selesai dalam pekan ini.

“Dari total 7.330 KPM penerima BST di Desa Sumber Jaya, sebanyak 2.192 KPM sudah terealisasi. Sementara itu, pada Rabu (27/5) terealisasi 1.500 KPM sehingga total sudah mencapai 50,36%,” ujar Mensos.

Sebelumnya, pada hari pertama kerja setelah Lebaran (Selasa, 26/5) Juliari langsung turun ke lapangan melanjutkan pengecekan distribusi bansos. Mensos meninjau dua titik distribusi di gudang logistik Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan Kelurahan Sawangan Baru, Kota Depok. (Iam/X-7)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

Pengamat: Pemerintah Perlu Buat UU Khusus New Normal

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 16:15 WIB
Harus ada aturan khusus yang menjadi pegagangan seluruh daerah. Sehingga, tidak memicu kebingungan di tengah masyarakat pascapandemi...
Dok.MI

Mentan: Kalung Antivirus Akan Diproduksi Massal Bulan Depan

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 15:40 WIB
Bila kalung antivirus itu dipakai selama 15 menit maka dapat mematikan virus korona hingga 42%. Dan bila pemakaiannya hingga 30 menit, maka...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Pemerintah Didesak Gratiskan Internet Bagi Mahasiswa dan Dosen

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 15:08 WIB
Yos meminta agar pemerintah juga dapat membantu mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yaitu dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya