Kamis 28 Mei 2020, 07:15 WIB

Daerah Siapkan Normal Baru

Akhmad Safuan | Nusantara
Daerah Siapkan Normal Baru

MI/Haryanto
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah.

 

SEJUMLAH daerah di Ta­nah Air bersiap menjalankan konsep normal baru (new normal) melalui pembiasaan beraktivitas kembali di tengah pandemi virus korona baru atau covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Fokus persiapan untuk melangkah ke masa normal baru yang dilakukan setiap daerah berbeda-beda. Di Jawa Tengah, yang tengah menyiapkan normal baru antara lain Kota Semarang serta Kabupaten Ba­tang dan Banjarnegara.

“Sinyal dari pemerintah pu­sat tentang normal baru ha­rus kita persiapkan karena pandemi ini diperkirakan akan sangat lama dan kita harus tetap bergerak dalam situasi ini,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, kemarin.

Ia antara lain telah meminta seluruh dinas dan jajarannya untuk memberikan inovasi atau terobosan terbaru terkait tatanan normal baru sebelum 8 Juni mendatang, dari penata­an kantor hingga langkah dan sistem dalam pelayanan kepada warga.

Di bidang pendidikan, murid kelas 5 dan 6 SD akan masuk sekolah sesuai prosedur standar kesehatan. Adapun murid kelas 1 sampai 4 akan bersekolah seminggu dua kali dengan sistem bergiliran.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahkan kemarin langsung mengunjungi sejumlah tempat publik yang tengah menyiapkan era normal baru, antara lain Masjid Agung Kauman, Semarang.

Di tempat ibadah itu ia melihat persiapan yang dilakukan takmir masjid yang membuat batas antarjemaah dengan tanda silang pada lantai menggunakan isolasi.

Di depan masjid, petugas juga telah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh dan tempat mencuci tangan di dekat tempat wudu. Ketua Takmir Masjid Agung Kauman KH Hanif Ismail mengatakan jarak antarjemaah lebih dari 1 meter.

Gubernur juga mengunjungi Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Semarang. Ia meminta para guru untuk melakukan berbagai persiapan apabila nanti sekolah dibuka kembali.

Meski tidak dalam waktu dekat, ujar Ganjar, persiap­an harus dihitung matang, termasuk cara siswa masuk dan pengaturan tempat du­duknya.

“Pak Wali Kota Semarang masih memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Namun, kita harus siap-siap, seandainya grafik (kasus covid-19) turun. Karena kita tidak bisa seperti membuka pintu air sehingga orang keluar seperti air bah,” kata Ganjar.

Penetrasi awal, lanjutnya, ha­rus dilakukan agar masyara­kat terbiasa dengan aktivitas di tengah pandemi.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara lebih mengintensif­kan rapid test massal di tempat-tempat yang banyak di­kun­jungi masyarakat untuk mengetahui penyebaran sekaligus melakukan pencegahan.

Bangkitkan ekonomi

Daerah lain yang kini tengah menyiapkan masa normal baru antara lain sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat, serta Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, dan Sumatra Barat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat antara lain mengkaji protokol kesehatan di setiap entitas agar aktivitas masyarakat yang terkait ekonomi bisa berjalan normal meski penyebaran virus koro­na belum reda.

Pemprov Sumatra Barat akan menetapkan langkah-lang­kah memasuki normal baru dengan fokus membangkitkan kembali aktivitas perekonomian daerah. (HT/LD/UL/RF/PO/YH/AT/BY/DW/YP/BB/AD/N-1)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Biaya Rapid Test di Manggarai Barat Mahal

👤John Lewar 🕔Jumat 10 Juli 2020, 21:30 WIB
Para pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan mahalnya biaya rapid test yang...
MI/Dwi Apriani

Ratusan Nelayan Muba Diverifikasi Kemen ESDM Konversi BBM ke BBG

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 10 Juli 2020, 20:15 WIB
Verifikasi itu bagian dari program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas...
Dok Mbiz

Pemprov Bali Gandeng Mbiz Kelola Pengadaan Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 Juli 2020, 20:10 WIB
Ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Bali agar pelayanan kepada publik bisa lebih mudah, cepat, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya