Kamis 28 Mei 2020, 07:00 WIB

Pergi tanpa Masker, Langsung Rapid Test

LD/SS/DW/N-1 | Nusantara
Pergi tanpa Masker, Langsung Rapid Test

MI/ DWI APRIANI
Petugas mendata para pelanggar PSBB di posko penindakan Satpol PP Kota Palembang di kawasan car free day, Jalan Tasik, Palembang, kemarin.

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Ba­nyumas, Jawa Tengah (Jateng), makin tegas dalam berupaya menekan penyebaran virus korona baru atau covid-19. Warga yang tidak mengenakan masker saat di luar rumah langsung harus menjalani rapid test.

Selain itu, seluruh pemilik toko mesti mewajibkan karyawan mereka menge­nakan masker. Jika karyawannya tak mengenakan masker, pemilik toko yang akan disanksi.

Rapid test terhadap warga yang tidak mengenakan masker dilakukan Pemkab Banyumas bersama jajaran Polsek Sokaraja. Dari puluhan warga yang terjaring razia lalu langsung menjalani rapid test, tidak ada yang reaktif.

Akan tetapi, jika ada pelanggar yang hasilnya reaktif saat rapid test, mereka akan langsung dibawa ke karantina di GOR Satria. “Demikian pula dengan warga yang kedapatan dua kali tidak bermasker, akan langsung dikarantina di GOR. Kami sengaja mengintensifkan razia masker supaya warga benar-benar sadar. Ini penting,” tegas Bupati Banyumas Achmad Husein, kemarin.

Sementara itu, puluhan pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Palembang, Sumatra Selatan, dijatuhi sanksi membersihkan area car free day Kambang Iwak sejak PSBB diberlakukan pada 25 Mei lalu. Mereka membersihkan lokasi itu dengan cara disapu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Palembang, Guruh Agung Putra Jaya, mengatakan mereka yang terkena sanksi sebagian besar karena tidak mengenakan masker. Selebihnya antara lain berboncengan sepeda motor dengan alamat KTP berbeda. PSBB di Palembang berlangsung hingga 6 Juni mendatang.

Di saat sebagian daerah bersiap melaksanakan masa normal baru agar ekonomi dan pemerintahan berjalan kembali di tengah pandemi virus korona baru (covid-19), Pemkab Kapuas, Kalimantan Tengah, mengajukan PSBB seiring terus meningkatnya jumlah korban meninggal dunia akibat covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga mengungkapkan kasus covid-19 melonjak dari sebelumnya 61 menjadi 70. (LD/SS/DW/N-1)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Pemkab Banyuasin Bakal Kelola Sabut Kelapa Jadi Bernilai Ekspor

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:37 WIB
"Ini bisa menjadi sumber PAD baru dan bisa menyerap tenaga kerja bagi masyarakat Banyuasin. Mohon doanya, insyaAllah kerja sama ini...
Antara

Pemkab OKI Beri Bantuan Permodalan bagi UMKM

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:16 WIB
Pemkab Ogan Komering Ilir terus berkomitmen dalam pemulihanekonomi di daerahnya. Termasuk memastikan UMKM agar dapat bertahan di masa...
Dok: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Lembata

Dulir yang Terisolir Destinasi Wisata Unggulan di Lembata

👤Alexander P. Taum 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:15 WIB
KEUNIKAN bebatuan yang menyerupai manusia di Tanjung Atadei dan eksotisme kampung adat merupakan destinasi unggulan yang akan dikembangkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya