Selasa 26 Mei 2020, 11:38 WIB

Disemprot Water Canon, Satu Warga Jayapura Tewas

Marcel Kelen | Nusantara
Disemprot Water Canon, Satu Warga Jayapura Tewas

ANTARA/Gusti Tanati
Seorang petugas kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengenakan masker di Taman Imbi, Jayapura, Papua, Senin (18/5/2020)

 

JUSTINUS Silas Dimara,35 dilaporkan meninggal dunia usai mendapat semprotan air dari mobil meriam air (Water Canon) milik kepolisian daerah Papua, Senin (25/5) sore hari sekitar pukul 17.30 WIT, bertempat di depan Tenderloin, Jln Amphibi, Hamadi, Kelurahan Jayapura Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal dalam keterangan tertulis Selasa (26/5) mengklarifikasi bahwa korban dan rekannya disemprot water canon karena masih beraktivitas di luar rumah di atas pukul 14.00 WIT. Sebagaimana aturan pembatasan sosial di Kota Jayapura, aktivitas kegiatan di luar rumah hanya sampai pukul 14.00 WIB. Saat itu korban sedang mengkonsumsi miras.

Kronologis yang dikeluarkan Polda Papua menyebut, awalnya personil yang melaksanakan PAM sekat Pembatasan Wilayah di Hamadi Pantai mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok orang sedang mengkonsumsi miras di depan restoran Tenderloin dan tidak menghiraukan imbauan petugas serta melempar botol minuman ke lantai.

Kemudian personil gabungan dari Satgas Covid Provinsi Papua terdiri dari Bid Propam, Dit Samapta Polda, TNI dan RAPI dengan menggunakan truk dari Dit Samapta Polda serta Anggota Polresta Jayapura Kota dengan menggunakan Mobil AWC merespon laporan dengan mendatangi lokasi.

"Personil gabungan tiba di TKP selanjutnya mengimbau kepada sekelompok masyarakat yang berada ditempat umum lebih dari pukul 14.00 WIT sebagaimana ketentuan pemerintah daerah tidak diindahgkan oleh korban dan rekannya. Mereka dipengaruhi alkohol. Sehingga dilakukan tindakan Kepolisian dengan cara penyemprotan air menggunakan mobil AWC kepada sekelompok masyarakat tersebut agar membubarkan diri," papar Kombes AM Kamal dalam keterangannya. 


Dikemukakan AM Kamal, saat penyemprotan air, Justin dalam kondisi mabuk berlari menghindar. Ia dalam pengaruh alkohol tidak bisa mengontrol keseimbangan diri dan terjatuh. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi guna dilakukan penanganan medis.

"Dari hasil pemeriksaan oleh pihak Rumah Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat benturan pada bagian kepala, mengalami pendarahan pada telinga kanan dan hidung bagian kiri serta dalam keadaan kondisi mabuk berat akibat konsumsi miras," tutur Kombes Kamal.

baca juga: 28 Pasien Covid-19 di Babel Dinyatakan Sembuh

Kombes Kamal mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah di atas pukul 14.00- 06.00 WIT sesuai kesepakatan bersama Gubernur dan Forkopimda Papua. Dia juga mengingatkan poin 6 kesepakatan yang berbunyi Memerintahkan Satgas Covid-19 Provinsi Papua dan Satpol PP untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/Kota, dengan dukungan Pihak Polda Papua, untuk melakukan razia dan menutup tempat/aktivitas perdagangan dan bisnis, angkutan/kendaraan charteran, ojek, angkutan laut, serta membubarkan kumpulan/kerumunan atau aktivitas orang/penduduk di dalam kota/kelurahan/kampung/RT/RW di atas jam 14.00 WIT yang dipandang tidak penting dan mendesak, dan apabila dianggap perlu dapat dilakukan secara paksa.

"Sementara personil yang bertugas pada saat kejadian, saat ini dalam pemeriksaan  sie propam Polresta Jayapura Kota di back up Bid Propam Polda Papua. Pemeriksaan ini untuk melihat apakah  tindakan personil tersebut sesuai dengan SOP," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Pasien Korona Sembuh di Kalsel Capai 30%

👤Denny Susanto 🕔Rabu 08 Juli 2020, 07:51 WIB
Kalsel mencatat ada 120 orang pasien covid sembuh yang berasal dari sejumlah rumah sakit dan lokasi karantina. Terbanyak pasien sembuh...
MI/Martinus Solo

Pasien Sembuh Covid-19 Harus Didukung

👤Martinus Solo 🕔Rabu 08 Juli 2020, 07:39 WIB
Empat pasien di Kota Sorong dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Saat di rumah, warga harus mendukung keberadaan...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Warga Balikpapan Minta Bantuan Sembako Diganti Uang

👤Rudi Agung 🕔Rabu 08 Juli 2020, 07:31 WIB
Hasil temuan anggota DPRD Kota Balikpapan bahwa masyarakat penerima bansos sembako meminta agar bansos sembako diganti uang karena lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya